

Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredirckus W.A. Maclarimboen
JAYAPURA-Sudah empat bulan sebelas hari sejak kematian tragis Nur Aisha Aulya (3,5), bocah yang sebelumnya dilaporkan hilang di kawasan Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, namun pihak kepolisian belum juga mengungkap pelakunya.
Kapolresta Jayapura Kota, Kombes Pol Fredirckus W.A. Maclarimboen, mengungkapkan bahwa kasus ini telah ditingkatkan ke tahap penyidikan. Hingga saat ini, sebanyak 27 orang telah diperiksa sebagai saksi, termasuk kedua orang tua korban.
Pemeriksaan dilakukan secara mendalam dengan berbagai metode, termasuk penggunaan lie detector terhadap kedua orang tua Nur. Namun, hingga kini, bukti yang mengarah pada pelaku belum mencukupi untuk menetapkan tersangka.
“Sampai saat ini belum terungkap pelakunya, dan proses penyidikan mungkin akan kembali fokus setelah pelaksanaan PSU,” kata Kombes Pol Fredirckus, Senin (11/8).
Ayah korban diketahui berada di Jayapura, sedangkan ibunya tengah berada di kampung halamannya untuk persiapan melahirkan. “Kami masih melakukan penyelidikan, tapi ibunya masih di luar Jayapura karena proses persalinan,” ujarnya.
Page: 1 2
Pigai menjelaskan, Kementerian HAM memiliki berbagai program di bidang pendidikan, penyuluhan dan sosialisasi HAM yang…
Menurutnya, dari hasil visum yang dilakukan, korban meregang nyawa akibat luka benda tajam dari perut…
Plt Kepala BPBD Provinsi Papua, B. Wisnu Raditya mengatakan, dua peristiwa tersebut harus menjadi peringatan…
Ia mengaku SMA Asisi memberikan dukungan penuh kepada murid mereka untuk mengikuti berbagai iven seperti…
Dalam sidak tersebut, Mentan Amran menegaskan praktik ini sebagai bentuk pengkhianatan terhadap petani dan kedaulatan…
Budi mengungkapkan, Sudewo tengah menjalani pemeriksaan secara intensif oleh tim penindakan KPK. Pemeriksaan itu dilakukan…