Menurut Kapolresta, penyidik telah melakukan penelusuran kronologis secara menyeluruh, mulai dari hari pertama korban dilaporkan hilang hingga ditemukan meninggal dunia. Namun, belum ada bukti yang cukup kuat untuk menjerat pelaku secara hukum.
“Target kami jelas, kasus ini harus terungkap. Tapi kami masih terkendala alat bukti yang cukup untuk mengarah pada perbuatan hukum,” tegasnya.
Ia menegaskan, pihak kepolisian tidak akan menyerah dan akan terus berupaya mengungkap kasus ini. “Kematian Nur Aulya sangat tragis sehingga menjadi atensi aparat penegak hukum. Kami akan menindak pelakunya apabila berhasil diungkap,” ujarnya.
Kapolresta juga mengimbau masyarakat untuk membantu proses penyelidikan. “Mohon dukungan dan doa dari masyarakat agar kasus ini bisa segera terungkap. Kami memiliki tujuan yang sama, yakni mencari tahu siapa pelakunya,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dari 139 Kampung dan kelurahan di Kabupaten Jayapura, ternyata masih ada kampung yang berada di…
Ketua Tim Kerja Pengawasan Faktor Risiko Kesehatan Orang BKK Jayapura, dr. Danur Widura, menyatakan bahwa…
Kondisi ini menurutnya tidak hanya menimbulkan ketidaknyamanan bagi para pengendara, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan…
Berdasarkan data Pelni, arus balik melalui KM Sinabung tujuan Jayapura kali ini mencatat penjualan tiket…
Karena selain mencukupi gizi anak sekolah, setiap SPPG harus mengalokasikan 10 persen untuk pencegahan stunting…
Insiden ini bermula saat sebuah speed boat rute Kampung Demba menuju Kabupaten Waropen terbalik setelah…