Menurut Kapolresta, penyidik telah melakukan penelusuran kronologis secara menyeluruh, mulai dari hari pertama korban dilaporkan hilang hingga ditemukan meninggal dunia. Namun, belum ada bukti yang cukup kuat untuk menjerat pelaku secara hukum.
“Target kami jelas, kasus ini harus terungkap. Tapi kami masih terkendala alat bukti yang cukup untuk mengarah pada perbuatan hukum,” tegasnya.
Ia menegaskan, pihak kepolisian tidak akan menyerah dan akan terus berupaya mengungkap kasus ini. “Kematian Nur Aulya sangat tragis sehingga menjadi atensi aparat penegak hukum. Kami akan menindak pelakunya apabila berhasil diungkap,” ujarnya.
Kapolresta juga mengimbau masyarakat untuk membantu proses penyelidikan. “Mohon dukungan dan doa dari masyarakat agar kasus ini bisa segera terungkap. Kami memiliki tujuan yang sama, yakni mencari tahu siapa pelakunya,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Insiden ini terjadi saat korban dalam perjalanan pulang menuju kediamannya di tengah guyuran hujan deras.…
Bupati menjelaskan, jumlah tersebut terdiri dari 23 SMA dengan jumlah peserta ujian 2.988 orang dan…
‘’Kita sudah menyurat ke Kementrian PAN RB untuk adanya formasi khusus guru di Kabupaten Merauke,’’…
Sengketa lahan SD Negeri Dunlop Sentani kembali memanas. Pemilik hak ulayat menuntut Pemerintah Kabupaten Jayapura…
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DP2KP) Kabupaten Jayapura, Fredy Wally, mengungkapkan bahwa persoalan…
Aksi kekerasan menimpa seorang pemilik kios berinisial YSE (35) di Jalan Poros SP 5, Distrik…