

Konsultasi publik rancangan peraturan Wali Kota Jayapura tentang Cagar Budaya Srobu tahun 2025 di Green Abe Hotel, Jumat (9/5). (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Guna melestarikan Cagar budaya Srobu, pemerintah kota Jayapura (Pemkot) melalui Dinas Pendidikan dan kebudayaan gelar Konsultasi publik rancangan Peraturan Wali Kota (Perwal) Jayapura tentang Cagar budaya Srobu tahun 2025 di Green Abe Hotel, Jumat (9/5).
Kegiatan dibuka oleh Pj Sekda Kota Jayapura Evert N. Meraudje dan dihadiri perwakilan Tim Ahli cagar budaya Kabupaten/Kota Jayapura, Tim ahli cagar budaya Provinsi Papua, akademisi, BPK wilayah XXII Papua, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Papua, para pendidik guru MGMP sejarah SMP dan SMA, serta OPD terkait lainnya.
Kepada wartawan, Sekda Evert Meraudje mengatakan bahwa salah satu kebijakan yang komprehensif partisipatif dan berkelanjutan dalam upaya menata serta mengelola kawasan cagar budaya Srobu adalah diterbitkannya peraturan Walikota (Perwal) Jayapura.
“Karena Perwal ini dia lebih teknis yang mengatur tentang apa yang ada disana (Gunung Srobu) terhadap kebijakan pelihara, melestarikan, mengembangkan agar lebih baik, lebih cantik dan hasilnya terakhir itu bisa dikunjungi masyarakat, anak sekolah dan lainnya,” jelas Evert Meraudje, Jumat (9/5).
Pemkot Jayapura merasa perlu menyusun dan menetapkan Peraturan Walikota tentang penataan dan pengelolaan cagar budaya tersebut sebagai bentuk komitmen untuk melindungi mengelola dan memanfaatkan kawasan tersebut.
Page: 1 2
Karenanya YKKMP berencana akan memasang baliho hak-hak masyarakat sipil khususnya di Distrik Sinak dan Kembru,…
arga penjualan minyak tanah (Mitan) bersubsidi di tingkat pengecer pada pasaran Wamena semakin meninggi. Sebab…
Aksi pencurian dengan kekerasan kembali terjadi di Jayawijaya kembali terjadi. Kali ini tepatnya di Kampung…
Saat di RSUD Merauke tersebut, para direktur utama rumah sakit tersebut didampingi Kepala Dinas Kesehatan…
Dalam pernyataan resmi yang dikeluarkan BMKG, sejak pukul 13.00 WIT, hujan dengan intensitas sedang hingga…
Tak hanya di tingkat OPD, rendahnya partisipasi juga terjadi di jajaran wilayah. Dari lima kepala…