Categories: METROPOLIS

Menuju New Normal, Mulai Razia Penggunaan Masker

Aparat gabungan melakukan sweeping masker di 4 titik di Kota Jayapura, Kamis (11/6) kemarin. ( foto: Elfira/cepos )

JAYAPURA- Aparat gabungan terlibat dalam penyekatan terkait Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD) melakukan razia penggunaan makser di Kota Jayapura, Kamis (11/6).

 Dalam penyekatan tersebut, tidak sedikit masyarakat yang terjaring dan mendapatkan teguran oleh petugas gabungan dalam razia penggunaan masker di empat titik di Kota Jayapura. Diantaranya Pertigaan Zipur Waena, Vihara Skyland, Petigaan PTC serta jalan protokol dok V Mandala.

 Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas menyampaikan, razia penggunaan masker yang dilakukan tidak lain untuk menjalankan instruksi pemerintah berdasarkan Surat Edaran (SE) Gubernur Papua, dimana untuk provinsi papua masuk masa transisi menuju New Normal.  “Kami lakukan razia penggunaan masker ini, guna melihat sejauh mana kesiapan masyarakat untuk mengadapi pemberlakukan new normal dan saat ini kita ada di masa transisi,” beber Kapolresta.

 Terkait ditemukannya masih banyak masyarakat yang terjaring dan mendapatkan teguran oleh petugas lantaran tidak menggunakan masker, Kapolresta menyimpulkan bahwa kesadaran guna pencegahan penyebaran covid-19 masih minim.

 Sehingga itu, kedepannya jika masih banyak lagi ditemukannya masyarakat yang tidak menggunakan masker. Anggota di lapangan terus melakukan himbauan agar masyarakat dapat mematuhi peraturan walikota yang telah dikeluarkan.

 Untuk saat ini lanjut Kapolresta, anggota di lapangan masih mengutamakan penindakan preventif serta humanis. Namun dibutuhkan kesadaran masyarakat untuk memutus mata rantai penyebaran covid-19 di kota jayapura dengan menggunakan masker dan jaga jarak serta pola hidup sehat. “Sesuai peraturan walikota Jayapura maka setiap warga kota Jayapura wajib menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” tegasnya. 

 Adapun razia penggunaan masker akan terus diilakukan tanpa ada batas waktu yang ditentukan, hingga masyarakat benar-benar mematuhi protokol kesehatan yang dikeluarkan oleh pemerintah,” bebernya. (fia/wen)

newsportal

Recent Posts

Pesawat Dibakar, Pilot Ditembak, Pelaku Langsung Berpose

Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…

2 days ago

Marinus Yaung: KKB Tidak Akan Mendapat Dukungan dan Simpati Asing

Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…

2 days ago

Presiden Perlu Evaluasi Operasi Keamanan di Papua

Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…

2 days ago

Singgung Demo Ditahan, Konvoi Bola Dibebaskan

Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…

2 days ago

Okto Disebut Sebagai Wakil Komandan TPNPB-OPM

Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…

2 days ago

Cetak Sawah Baru di Sota Masih Terkendala Penolakan Warga

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan,   secara…

2 days ago