

JAYAPURA-Dari hasil pertemuan yang dilakukan pemerintah Kota Jayapura, bersama Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Kepala Pasar Youtefa Abepura dan perwakilan pedagang yang terdampak musibah kebakaran di 135 kios.
Akhirnya diputuskan, bahwa Pemerintah Kota Jayapura akan melakukan penataan kembali kios yang terbakar, dan mendata pedagang mana saja yang akan menempati tempat ini, dengan dilakukan pembagian secara adil.
Namun, dalam pembangunannya akan diserahkan langsung ke masing-masing pedagang dan pengaturannya dilakukan Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura. Hal ini dikatakan Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM., didampingi Kadis Peridangkop dan UKM Kota Jayapura Robert LN.Awi, ST.,MT., saat ditemui wartawan di ruang rapat Wakil Wali Kota Jayapura, Kamis (11/4)kemarin.
“Kita sudah lakukan pertemuan bersama, intinya kios yang terbakar kita tata kembali, siapa saja pedagangnya yang kiosnya terbakar, lalu kita serahkan pembangunannya kepada masing-masing pedagang, namun tetap kita yang mengatur supaya lebih adil dan tertib,’’ungkapnya.
Diakuinya, karena musibah kebakaran ini, maka untuk retribusi pasar selama dua bulan yakni bulan April-Mei 2019, pedagang dibebaskan, kemudian jika nanti sudah dibangun kembali baru dilakukan penarikan retribusi.
Sehingga, tugas pemerintah saat ini meratakan sisa-sisa bangunan yang terbakar, supaya mudah dilakukan pembangunan ulang.
Wakil Wali Kota berharap, para pedagang juga harus mau diatur pemerintah, karena jika terjadi musibah kebakaran seperti ini, tentu terdampak tidak ada pemasukan terhadap pedagang yang kiosnya terbakar. Untuk itu, jika ada pertemuan dalam melakukan pembahasan harus diikuti dengan baik, bisa mencari solusi yang terbaik. Karena, pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat, tugasnya untuk melayani, melindungi dan memberikan perhatian sepenuhnya.(dil/wen)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…