Categories: METROPOLIS

Kios yang Terbakar Akan Ditata Ulang dan Dibangun Kembali

Puing-puing Kios yang terbakar di Pasar Youtefa, Rabu (10/4). Kios yang terbakar akan ditata ulang dan dibangun kembali. ( FOTO : Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Dari hasil pertemuan yang dilakukan pemerintah Kota Jayapura, bersama Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura, Kepala Pasar Youtefa Abepura dan perwakilan pedagang yang terdampak musibah kebakaran di 135 kios.

 Akhirnya diputuskan, bahwa Pemerintah Kota Jayapura akan melakukan penataan kembali kios yang terbakar, dan mendata pedagang mana saja yang akan menempati tempat ini, dengan dilakukan pembagian secara adil.

   Namun, dalam pembangunannya akan diserahkan langsung ke masing-masing pedagang dan pengaturannya dilakukan Disperindagkop dan UKM Kota Jayapura. Hal ini dikatakan Wakil Wali Kota Jayapura Ir.H.Rustan Saru, MM., didampingi Kadis Peridangkop dan UKM Kota Jayapura Robert LN.Awi, ST.,MT., saat ditemui wartawan di ruang rapat Wakil Wali Kota Jayapura, Kamis (11/4)kemarin.

  “Kita sudah lakukan pertemuan bersama, intinya kios yang terbakar kita tata kembali, siapa saja pedagangnya yang kiosnya terbakar, lalu kita serahkan pembangunannya kepada masing-masing pedagang, namun tetap kita yang mengatur supaya lebih adil dan tertib,’’ungkapnya.

  Diakuinya, karena musibah kebakaran ini, maka untuk retribusi pasar selama dua bulan yakni bulan April-Mei 2019, pedagang dibebaskan, kemudian jika nanti sudah dibangun kembali baru dilakukan penarikan retribusi.

 Sehingga, tugas pemerintah saat ini meratakan sisa-sisa bangunan yang terbakar, supaya mudah dilakukan pembangunan ulang.

  Wakil Wali Kota berharap, para pedagang juga harus mau diatur pemerintah, karena jika terjadi musibah kebakaran seperti ini, tentu terdampak tidak ada pemasukan terhadap pedagang yang kiosnya terbakar. Untuk itu, jika ada pertemuan dalam melakukan pembahasan harus diikuti dengan baik, bisa mencari solusi yang terbaik. Karena, pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat, tugasnya untuk melayani, melindungi dan memberikan perhatian sepenuhnya.(dil/wen)

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

3 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

3 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

3 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

3 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

3 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

3 days ago