Categories: METROPOLIS

Pimpinan OPD Harus Jujur dan Terbuka Soal Honorer

JAYAPURA– Penjabat Wali Kota Jayapura,  Dr. Frans Pekey meminta seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah di Pemkot Jayapura supaya berlaku jujur dan terbuka terkait dengan data tenaga honorer dan tenaga kontrak K2 yang sudah bekerja di atas 5 tahun di masing-masing organisasi perangkat daerah di Pemkot Jayapura.  Hal ini ditegaskannya pada kegiatan Rapim Pemkot Jayapura, Rabu (10/1).

   “Saya  minta supaya  memvalidasi secara integritas, jujur,  mana yang kerja, mana yang tidak bekerja,  siapa yang bekerja lama, siapa yang bekerja baru,  itu datanya yang tahu adalah pimpinan OPD.  Karena itu, saya minta kejujuran dalam memvalidasi ulang ini, supaya tidak menimbulkan permasalahan lagi,” kata Frans Pekey, Rabu (10/1).

   Dia menerangkan, saat ini Pemerintah Kota Jayapura melalui organisasi perangkat daerah terkait sedang melakukan validasi ulang  tenaga honorer dan tenaga kontrak yang berada di masing-masing OPD.  Validasi ini dilakukan  untuk mengklarifikasi kembali nama-nama atau data tenaga kontrak dan honorer yang bekerja di masing-masing OPD di Pemkot Jayapura.

    “Khusus untuk tenaga honorer ini kan kita sedang validasi ulang,  tujuannya tentu untuk mengklarifikasi kembali nama-nama tenaga honorer yang bekerja di masing-masing OPD,”ujarnya.

   Sebagaimana diketahui Pemerintah Kota Jayapura melakukan validasi dan verifikasi kembali data tenaga honorer tersebut setelah adanya aksi protes dari sejumlah tenaga honorer yang mengaku sudah bekerja lama di sejumlah instansi di Pemkot Jayapura, namun tidak diakomodir dalam pengangkatan menjadi ASN formasi khusus Papua pada saat diumumkan beberapa waktu lalu.  Karena itu sebagai penjabat walikota,  Frans Pekey, telah instruksikan seluruh pimpinan OPD untuk memvalidasi dan memverifikasi kembali data-data tenaga kontrak tersebut. (roy/tri)

Dapatkan update berita pilihan setiap hari dari Cenderawasihpos.jawapos.com 

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

2 days ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

2 days ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

2 days ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago