“Di Papua ini ada ratusan bahasa daerah. Jika tidak kita dorong masuk ke dalam payung perda, maka lambat laun bahasa tersebut akan punah. Ini kondisi nyata yang kita lihat di lapangan,” tegas Adam.
Adam menekankan bahwa salah satu target penting dari lahirnya peraturan ini adalah mendorong sekolah-sekolah agar memasukkan bahasa daerah Papua ke dalam kurikulum muatan lokal. Dengan demikian, generasi muda dapat mempelajari dan melestarikan bahasa ibu mereka sejak bangku pendidikan dasar.
“Dengan payung hukum yang jelas, upaya pelestarian diharapkan dapat berjalan berkesinambungan dan terintegrasi di seluruh wilayah,” pungkasnya. (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo, menyampaikan bahwa seluruh dokumen permohonan bantuan telah diinput ke dalam…
Prabowo menyampaikan dalam Undang-Undang Dasar 1945 ditegaskan tujuan nasional pertama bangsa Indonesia, yakni melindungi segenap…
Nah dengan AI ini kita juga sudah memiliki circular letter terkait kecerdasan artificial. Kita sudah…
“Antara lain saya sampaikan juga bahwa ada satu hal yang harus dijaga, di sini di…
Presiden Prabowo Subianto menargetkan jumlah penerima program Makan Bergizi Gratis (MBG) dapat menembus 82,3 juta orang…
Kesepakatan ini melibatkan penjualan sebagian saham perusahaan miliknya, Step Distinctive Limited, kepada Rich Sparkle Holdings,…