

Ramses Limbong (foto: Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Penjabat Gubernur Papua, Ramses Limbong mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) untuk tidak meminta keistimewaan sebagai seorang ASN apalagi merasa harus dilayani.
“Jangan minta keistimewaan sebagai ASN, apapun jabatan dan pangkatmu. Jika itu masih kamu pelihara dan membiarkan bersemayam di diri kita, maka tidak akan pernah bisa efektif dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab,” kata Ramses, saat memberikan arahan pada apel pagi di halaman Kantor Bupati, Kamis (5/9) lalu.
Menurut Ramses, pada dasarnya ada rasa kesinambungan khususnya para perangkat daerah maupun eselon 3. Dimana menjadi pemimpin yang melayani masyarakat.
“Jadilah ASN yang mampu untuk melayani, memberikan kontribusi yang bisa dirasakan oleh masyarakat secara langsung,” ujarnya.
Gubernur juga ingatkan soal pengkotak-kotakan di lingkungan organisasi. “Suatu organisasi jika sudah terjadi pengkotak-kotakan di unit terkecil, saya yakin organisasi itu tidak akan jalan, akibatnya tidak membawa impact pada pelayanan kita ke masyarakat,” ucapnya.
“Apapun jabatanmu, kedudukanmu dan pangkatmu, berkontribusilah terhadap lingkungan tempat di mana ASN itu bertugas. Kita digaji negara untuk melayani bukan untuk dilayani,” sambungnya.
Gubernur berharap ASN harus netral di Pilkada, jangan nanti ganti pemimpinnya bloknya ganti juga. “Lakukanlah tugas kamu tanpa melihat siapa yang jadi pemimpin saat ini,” tegasnya.
Sebelumnya, Ramses menyebut pentingnya netralitas ASN di Pilkada yang tahapan prosesnya sedang berjalan. “Netralitas ASN sangat penting dalam melayani masyarakat, dia tidak ikut cawe cawe terhadap proses Pilkada itu sendiri,” kata Ramses.
Ramses menjelaskan bahwa ASN boleh memilih tapi tidak boleh terlibat aktif, sebab ASN netralitasnya itu penting. Begitu juga dengan para Kepala Kampung jangan dibawa ke sana kemari yang membuat rakyat bingung.
“Biarkan rakyat memilih sesaui dengan hatinya tentang siapa yang mau dipilih,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…