Sementara Kepala BPSDA Papua, Elsye Penina Rumbekwan mengatakan pelatihan ini untuk menyegarkan kembali bahwa eselon III dan eselon IV adalah motor peggerak di lapangan. Sedang pimpinan merupakan pengambil kebijakan.
“Kita dituntut sebagai ASN dan sebagai pelayan masyarakat harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan dan situasi yang ada. Selain itu, peserta perlu diberikan inovasi-inovasi baru untuk membangun di daerahnya masing-masing dan di OPD-nya masing-masing,” ujarnya.
Sementara kegiatan yang digelar selama 90 hari di BPSDA Papua, diikuti sebanyak 80 peserta PKA angkatan I dan PKP angkatan I yang berasal dari beberapa perwakilan dari provinsi di tanah Papua. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengatakan, PT Irian Bhakti Mandiri memiliki aset bernilai besar yang…
Peringatan tinggi gelombang tersebut muncul di perairan utara Papua dikarenakan beberapa hari terakhir terpantau signifikan.…
Provinsi baru ini nantinya akan membawahi wilayah adat Saireri, yang mencakup lima kabupaten yaitu; Biak…
Pelantikan tersebut dilaksanakan setelah tiga bulan masa pemerintahan Gubernur dan Wakil Gubernur Papua pasca dilantik…
“Banyak anak di Papua menghadapi hambatan, bukan hanya soal jarak sekolah, tetapi kondisi ekonomi keluarga.…
Mesin menderu pelan, membelah air tenang menuju Kampung Enggros, sebuah pemukiman unik yang berdiri di…