Sementara Kepala BPSDA Papua, Elsye Penina Rumbekwan mengatakan pelatihan ini untuk menyegarkan kembali bahwa eselon III dan eselon IV adalah motor peggerak di lapangan. Sedang pimpinan merupakan pengambil kebijakan.
“Kita dituntut sebagai ASN dan sebagai pelayan masyarakat harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan dan situasi yang ada. Selain itu, peserta perlu diberikan inovasi-inovasi baru untuk membangun di daerahnya masing-masing dan di OPD-nya masing-masing,” ujarnya.
Sementara kegiatan yang digelar selama 90 hari di BPSDA Papua, diikuti sebanyak 80 peserta PKA angkatan I dan PKP angkatan I yang berasal dari beberapa perwakilan dari provinsi di tanah Papua. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Dugaan kuat muncul bahwa kematian Ermanto bukanlah kasus perampokan atau tindak kriminalitas umum. Banyak pihak…
Mereka menegaskan bahwa sang pelantun Circus akan mengikuti proses hukum yang berlaku. “Britney akan mengambil…
Pengamat pasar keuangan Ibrahim Assuaibi menilai pelemahan rupiah pada awal pekan ini dipengaruhi perkembangan politik…
Berikut adalah analisis mengenai prediksi harga BBM dan energi dunia: Setelah pasar dibuka kembali pasca-serangan…
5 Maret 2026 kemarin, tepat 1 tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Supiori, sejumlah terobosan…
"Kehadiran KRI ini merupakan wujud kesiapsiagaan TNI AL dalam menjaga kedaulatan serta keamanan wilayah perairan…