Categories: METROPOLIS

Papua Butuh ASN yang Mampu Tangani Konflik

Sementara Kepala BPSDA Papua, Elsye Penina Rumbekwan mengatakan pelatihan ini untuk menyegarkan kembali bahwa eselon III dan eselon IV adalah motor peggerak di lapangan. Sedang pimpinan merupakan pengambil kebijakan.

“Kita dituntut sebagai ASN dan sebagai pelayan masyarakat harus bisa menyesuaikan dengan perkembangan dan situasi yang ada. Selain itu, peserta perlu diberikan inovasi-inovasi baru untuk membangun di daerahnya masing-masing dan di OPD-nya masing-masing,” ujarnya.

Sementara kegiatan yang digelar selama 90 hari di BPSDA Papua, diikuti sebanyak 80 peserta PKA angkatan I dan PKP angkatan I yang berasal dari beberapa perwakilan dari provinsi di tanah Papua. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

14 hours ago

Perkuat Pengawasan Telur Anpu, Pemprov Siapkan  Surat Edaran Baru

Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan surat edaran gubernur yang baru untuk memperkuat pengawasan masuknya telur antarpulau…

15 hours ago

RDP Panja Pelayanan Publik Tak Dihadiri Pihak DLHK

   Kondisi itu memicu kekecewaan Panja Pelayanan Publik DPRK Kota Jayapura. Bahkan, panja menilai ketidakhadiran…

16 hours ago

Realisasi Fisik PUPR Papua Hampir 70 Persen

  Natirmalus menjelaskan, pada Bidang Bina Marga realisasi fisik telah mencapai 68,63 persen, sedangkan realisasi…

17 hours ago

500 Kendaraan Terjaring Operasi Patuh DLHK

  Kegiatan yang melibatkan personel gabungan dari DLHK, Polsek Jayapura Selatan, Satuan Polisi Pamong Praja…

18 hours ago

Akhiri Antrean BBM, DPRP Beri Deadline Pertamina

DPR Papua memberi deadline atau batas waktu selama satu pekan kepada PT Pertamina Patra Niaga…

19 hours ago