

Abdul Majid (foto: Mboik Cepos)
JAYAPURA– Pemerintah kota Jayapura melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Jayapura mendorong peningkatan literasi di wilayah kota Jayapura bekerja sama dengan Yayasan Kitong Bisa bekerjasama dengan Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Papua.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura Abdul Majid, mengatakan program ini sangat membantu pemerintah daerah kota Jayapura untuk bagaimana meningkatkan literasi di ibu kota Jayapura.
“Karena kemampuan membaca dan menulis anak-anak yang ada di kota Jayapura memang masih sangat terbatas,” ujarnya.
Karena itu, pihak yang berkolaborasi dengan beberapa pihak terkait dan juga diharapkan melalui kerjasama itu minat baca dan menulis di kalangan masyarakat dan terutama anak-anak sekolah bisa menjadi budaya di kota Jayapura.
Dia menjelaskan pihaknya memberikan apresiasi kepada Yayasan Kitong Bisa yang sudah merespons terhadap peningkatan literasi di Kota Jayapura, terutama di beberapa distrik di kota Jayapura.
Sementara itu, Kepala BPMP Provinsi Papua Junus Simangunsong mengatakan pihaknya akan mendukung program peningkatan literasi ini dengan menyiapkan materi pelatihan hingga pendampingan di lapangan.
“Bentuk kerja sama seperti ini yang kami inginkan karena masalah pendidikan bukan hanya tanggung jawab pemerintah tetapi juga para mitra,”tambahnya.(roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…