Categories: METROPOLIS

Komunitas Earth Hour Sadarkan Masyarakat Pentingnya Jaga Laut

JAYAPURA – Hari Laut Sedunia yang diperingati setiap tanggal 8 Juni menjadi momentum penting untuk meningkatkan kesadaran global tentang peran laut sebagai paru-paru dunia dan sumber kehidupan jutaan makhluk.

  Laut bukan hanya sekadar hamparan air yang luas, tetapi juga memiliki peran krusial dalam menjaga keseimbangan lingkungan, menyediakan sumber daya alam, serta menjadi rumah bagi berbagai spesies laut.

  Karena itu dalam memperingati hari laut sedunia ini menjadi momentum penting bagi komunitas Earth Hour Kota Jayapura untuk melakukan aksi bersih-bersih laut di pantai Holltekan tepatnya di Jembatan Merah dan Kolom Jembatan Merah.

   Kepada Cenderawasih Pos, Koordinator Earth Hour Jayapura, Tino (21) mengatakan, Aksi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian laut dan melindungi ekosistem laut dari berbagai ancaman, seperti polusi, perikanan berlebihan, dan perubahan iklim.

   Adapun kegiatan kebersihan tersebut kata Tino gabungan dari berbagai komunitas seperti, 1000 guru, Papua Osean, Torang baca, dan komunitas Tuli yang ada di Kota Jayapura.

“Dengan kegiatan ini kami berharap adanya tingkat kesadaran yang tambah dari masyarakat bahwa laut bukan tempat untuk buang sampah. Kita tidak boleh buang sampah di laut karena itu dapat merusak lingkungan dan ekosistem laut,” kata Tino kepada Cenderawasih Pos, di Jembatan Merah Pantai Holltekamp, Senin (9/6).

  Tak hanya itu, dengan kegiatan tersebut juga komunitas Earth Hour Jayapura dapat menjangkau banyak anak-anak muda yang ingin bergabung untuk kegiatan selanjutnya.

Tino mengaku peringatan hari laut sedunia di Kota Jayapura baru pertama kali dilakukan di Kota Jayapura oleh komunitasnya.

  Akan tetapi kata Tino, selama ini pihaknya selalu berpartisipasi dalam setiap kegiatan yang berkaitan dengan isu lingkungan.

“Kebetulan Hari Laut Sedunia baru di tahun ini (2025). Tetapi biasanya kita di Hari Lingkungan Hidup dan hari lingkungan lainnya teman-teman komunitas lainnya terlibat untuk melakukan aksi, entah itu melakukan aksi pemungutan sampah, tanam pohon dan lainnya,” jelasnya.

  Selain kegiatan tersebut, kata Tino, selama ini pihaknya rutin melakukan sosialisasi tentang kebersihan lingkungan hidup dan dampakndari pembuangan sampah sembarang tempat di sekolah-sekolah yang ada di Kota Jayapura. Adapun hasil dari kegiatan kebersihan tersebut seberat 461 kilogram sampah yang didominasi oleh sampah plastik.

   Sebagai informasi, lanjut  Tino, Earth Hour atau jam dunia adalah sebuah gerakan global yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran tentang perubahan iklim dan dampak lingkungan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Gubernur Papua Tiadakan Penerimaan CPNS

Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…

7 hours ago

3 Hari Berturut-turut Masyarakat Sipil Diserang

Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…

8 hours ago

Pola Pengamanan di Papua Bakal Dievaluasi

Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…

9 hours ago

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

10 hours ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

11 hours ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

11 hours ago