Namun, di satu sisi, interaksi ini juga dapat memberikan dampak negatif pada lingkungan laut, beberapa diantaranya adalah dapat menyebabkan penurunan dalam sektor perikanan, pariwisata, dan sektor lainnya. “Sampah plastik yang berada di laut berpotensi menjadi mikroplastik yang dapat mencemari proses produksi garam,” tambahnya.
Dijelaskan, polusi plastik di laut merupakan kondisi ketika sampah plastik mulai dari kantong, sedotan, botol, hingga mikroplastik menumpuk di perairan dan tercampur dalam ekosistem laut.
Plastik yang tidak terurai dengan baik akan pecah menjadi partikel mikroplastik berukuran sangat kecil, bahkan tak kasat mata. “Masalah ini bukan hanya mengancam kehidupan biota laut, tetapi juga berdampak serius terhadap kesehatan manusia, termasuk anak-anak, terutama melalui rantai makanan dan kualitas lingkungan hidup,” pungkasnya. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
SMAN 4 Jayapura mulai mempersiapkan pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk Tahun Ajaran 2026/2027…
Kegiatan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan Bawaslu Provinsi dan Kabupaten/Kota pada masa non-tahapan…
Sanking banyaknya orang menaiki jembatan tersebut akhirnya tali jembatan putus dan 30 an orang tenggelam.…
Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan eksekusi perkara pidana oleh kejaksaan, tidak hanya terhadap terpidana,…
Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Papua mencatat jumlah penduduk di daerah itu mencapai 1,074 juta…
Peristiwa kebakaran yang terjadi sekira pukul 15.45 WIT tersebut menghanguskan sedikitnya 10 petak rumah warga.…