

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat menyerahkan simbolis bantuan seragam di Hamadi, Jumat (7/11). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura resmi memulai distribusi bantuan seragam sekolah bagi peserta didik baru di seluruh sekolah negeri, sebagai bentuk realisasi program subsidi pendidikan yang menjadi salah satu prioritas utama Wali Kota Jayapura.
Program ini menyasar sekitar 8.500 siswa dari jenjang TK, SD, SMP, SMA, hingga SMK Negeri di seluruh wilayah Kota Jayapura. Bantuan yang disalurkan meliputi seragam batik Papua dan seragam olahraga, dengan tujuan membantu meringankan beban orang tua sekaligus mendorong semangat belajar peserta didik.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru dalam kesempatan penyerahan simbolis di SDN 2 Hamadi dan SMP Negeri 5 Jayapura, menegaskan bahwa subsidi ini adalah wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap dunia pendidikan di tengah kondisi ekonomi masyarakat yang masih beradaptasi pasca-pandemi.
“Subsidi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah untuk mendukung pendidikan di Kota Jayapura,” ujar Rustan Saru.
“Kami berharap bantuan ini bisa meringankan beban orang tua dan memotivasi anak-anak agar lebih giat belajar. Seragam ini untuk digunakan dengan bangga, bukan untuk disalahgunakan,” lanjutnya.
Rustan juga berpesan kepada para orang tua dan guru agar senantiasa mengawasi perkembangan anak-anak, baik di sekolah maupun di lingkungan tempat tinggal.
“Anak-anak adalah harapan masa depan. Kita semua harus memberi perhatian yang baik agar mereka tidak terjerumus dalam pergaulan yang salah. Saya juga menegaskan kepada guru-guru agar memastikan tidak ada perundungan di sekolah,” tegasnya.
Selain di dua sekolah tersebut, penyerahan lanjutan juga dilakukan oleh Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Jayapura di beberapa satuan pendidikan, antara lain TK Negeri Pembina, SMK Negeri 3 Jayapura, dan SMA Negeri 7 Jayapura.
Page: 1 2
Selain menetapkan tersangka, aparat kepolisian juga masih merangkum sejumlah laporan polisi yang masuk pasca insiden…
Peristiwa ini langsung memicu sorotan tajam lantaran terjadi di lingkungan tempat ibadah, sebuah ruang aman…
Bupati Intan Jaya, Aner Maisini, menegaskan gereja dan masyarakat sipil tidak boleh menjadi sasaran dalam…
Namun bagi jemaat GKI Pengharapan, persoalan itu jauh lebih dalam daripada sekadar soal tanah dan…
Kepala Badan Pengelola Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Jayapura, Budi P. Yokhu, memimpin langsung sidak penertiban…
Ketua MRP Papua Tengah, Agustinus Anggaibak, menyatakan bahwa ketertutupan informasi ini menabrak aturan. Merujuk pada…