Categories: METROPOLIS

Sekolah Wajib Terapkan Lingkungan Ramah Anak

DP3AKB Dorong Pengawasan dan Pencegahan Kekerasan di Dunia Pendidikan

JAYAPURA – Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menyoroti pentingnya penerapan sekolah ramah anak di seluruh satuan pendidikan. Langkah ini menjadi perhatian serius menyusul munculnya sejumlah kasus kekerasan dan pelecehan terhadap anak yang terjadi di lingkungan sekolah.

Kepala DP3AKB Kota Jayapura, Betty Anthoneta Puy menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ruang aman, nyaman, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Ia mencontohkan hal sederhana namun krusial seperti penempatan toilet siswa yang harus memperhatikan aspek keamanan.

Kepala DP3AKB Kota Jayapura Betty Anthoneta Puy (foto:Takim/Cepos)

“Di sekolah, WC antara laki-laki dan perempuan tidak boleh berdekatan. Soal penempatan ini jangan dianggap sepele, karena potensi terjadinya pelecehan bisa muncul dari hal-hal kecil seperti itu,” ujar Betty saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos di sela kegiatan di Waena, Jumat (7/11).

Menurutnya, konsep sekolah ramah anak sebenarnya telah diterapkan di beberapa sekolah di Kota Jayapura, namun pelaksanaannya masih perlu dimaksimalkan agar tidak hanya sebatas formalitas.

“Penerapannya sudah ada, namun perlu diteliti kembali apa saja kategori yang memenuhi standar sekolah ramah anak. Jangan hanya sebatas memberi label tanpa memastikan penerapan yang nyata,” jelasnya.

Menanggapi kasus pelecehan yang terjadi di salah satu sekolah di kawasan Hamadi beberapa hari lalu, Betty menyebut hal itu sebagai alarm penting bagi semua pihak, baik pihak sekolah, guru, maupun orang tua untuk memperketat pengawasan terhadap anak-anak.

“Orang tua juga punya peran penting untuk memastikan anak-anak aman, baik saat berangkat maupun pulang dari sekolah, sedangkan saat di sekolah, lingkungan pendidikan harus menjamin itu juga,” tegasnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

14 minutes ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

43 minutes ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

1 hour ago

KNPB Sebut Tak Ada Integrasi Melainkan Pencaplokan Secara Ilegal

Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…

2 hours ago

Program Pembangunan Papua Harus Terintegrasi

“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…

3 hours ago

Papua Dibagi Tiga Zona Pembangunan

“Kota Jayapura, Keerom, Kabupaten Jayapura dan Sarmi menjadi pusat pertanian perkebunan yang akan kami bangun…

4 hours ago