

Kelompok Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa/I Nduga-Se Indonesia saat mengalang dana di lingkaran Abepura di lingkaran Abepura, Jumat (7/11). (foto: Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Distrik Dal, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, pada Rabu (5/11) mengakibatkan 15 warga tewas dan 8 lainnya hilang.
Peristiwa inipun membuat keprihatinan banyak pihak tak terkecuali mahasiswa. serta menyisakan kepedihan mendalam karena banyak warga menjadi korban dan kehilangan tempat tinggalnya.
Merespon terkait dengan itu Kelompok Ikatan Pelajar Dan Mahasiswa/i Nduga-Se Indonesia (DPC-IPMNI) Kota Studi Jayapura mengelar kegiatan penggalangan dana untuk para korban.
Adapun titik yang menjadi tempat Pengalangan dari mahasiswa yakni di Pertigaan Lampu Merah Abepura. Aksi dipimpin oleh Iyalek Gwijangge (Koorlap) dan diikuti sekitar 30 orang.
Dari pantauan Cenderawasih Pos aksi mulai pukul 10.00 WIT, dalam sepanduk dan pamlfet yang di bawah mahasiswa ini menampilkan Foto Korban Bencana Longsor Distrik Dal (15 Orong), Foto Korban Bencana Longsor Distrik Mebrok (8 orang) dan lainnya.
Page: 1 2
Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…
Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…
"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…
Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…