

Sekretaris DPR Papua, Dr Juliana Waromi
JAYAPURA – PON XX tahun 2021 memang telah berlalu. Namun perasaan kecewa terhadap keputusan pasca PON masih ada. Ini bukan menyangkut hasil pertandingan melainkan terkait pengelolaan venue.
Sekretaris DPR Papua, Dr Juliana Waromi mengaku dirinya sebagai pimpinan Cabor Panahan merasa kecewa lantaran venue yang berada di belakang Stadion Lukas Enembe ini terancam rusak akibat mangkrak.
Sekwan menceritakan bahwa awalnya cabor ini tidak masuk untuk dilombakan karena tidak ada lokasi untuk pembangunan venue. Iapun berjuang mencoba kesana kemarin mencari lokasi sekaligus memastikan dengan sertipikat dan akhirnya diperoleh lokasi yang pas.
Setelah diperoleh, Juliana kemudian memperjuangkan ke tingkat pusat agar cabor ini masuk dan dilombakan. Hingga akhirnya pemerintah setuju dan membangun venue tersebut plus lokasi untuk atlet. Beberapa fasilitas yang belum rampung juga ikut didorong hingga akhirnya semua selesai dan sesuai harapan.
“Setahu saya tidak ada stadion panahan sebagus ini di Indonesia, yang berkelas Internasional. Tapi kami sayangkan karena ternyata pemerintah tanpa koordinasi dengan cabor langsung menyerahkan begitu saja kepada pihak gereja untuk dikelola,” kata Juliana di ruang kerjanya, Selasa (7/11).
Page: 1 2
Berdasarkan jadwal yang ditetapkan, pengumuman dan penerimaan berkas berlangsung pada 16-30 September 2026. Selanjutnya, seleksi…
Wanita tersebut diperkirakan sudah lanjut usia dan mengenakan jaket berwarna merah marone dan celana panjang…
"Sebenarnya aksi ini sudah berakhir beberapa hari lalu. Hanya karena kelalaian lembaga yang tidak mengakomodir…
Mayoritas penderita berjenis kelamin laki-laki sebanyak 109 orang, sedangkan perempuan tercatat 90 orang. Kepala Seksi…
Program pemerintah pusat dalam mendoro ekonomi masyarakat di kampung lewat Koperasi Desa Merah Putih (KDMP)…
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengatakan penghasilan manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) berkisar…