Categories: METROPOLIS

Warga Kampung Kesal, Engros Selalu Jadi Pelabuhan Sampah

JAYAPURA-Dua warga kampung Engros terlihat kesal jika melihat situasi hujan di Kota Jayapura. Pasalnya jika intensitas hujan tinggi maka dipastikan air hujan akan membawa banyak sampah ke laut Teluk Yotefa yang kemudian mampir dan tertambat di Kampung Engros. Mereka kesal lantaran merasa tidak pernah mengotori kota namun mengapa wilayah kampung selalu menerima sampah dari kota.

  “Jelas kami protes sebab kami tidak pernah mengotori kota tapi kenapa sampah – sampah di kota selalu dikirim ke kampung kami. Apalagi saat hujan itu sudah pasti kami akan panen sampah,” beber Orgenes Meraudje, mantan kepala kampung Engros kepada Cenderawasih Pos belum lama ini.

   Ia menyampaikan bahwa banyaknya sampah yang terbuang ke lautan mau tidak mau sebagian akan hanyut terbawa ombak hingga ke Teluk Yotefa dan sebagian lagi akan tertambat ke hutan bakau yang menjadi tempat mencari bagi kaum perempuan. “Kalau masyarakat kampung tidak suka bisa – bisa mereka palang jalur pembuangan dan sampah kembali ke kota. Itu bukan sampah kami kenapa dibuang ke kami. Apakah kampung kami ini seperti tempat sampah?,” cecarnya. Senada disampaikan Petronela Meraudje yang merasa agak rishi ketika ia bersama ibu – ibu mencari bia di kawasan hutan bakau.

    “Gatal, badan sekarang kalo turun biasa gatal. Airnya sudah berbeda, macam ada limbah cair begitu,” ujar Petronela. Menurutnya sampah paling banyak adalah sampah plastic kemudian ada juga bangkai hewan yang akhirnya membuat aroma menjadi tidak sedap.

   “Ini tentu menganggu kami yang biasa masuk ke dalam hutan mencari bia. Terpaksa kami harus bersihkan sampah dulu baru mencari. Dulunya tidak begini tapi sekarang sampah terlalu banyak dan itu semua dari kota sebab kami di kampung biasa ada perahu yang angkut,” sindirnya. Ia berharap warga kota lebih bijak untuk tidak merugikan orang lain.

“Jadi coba pikir itu sampah yang dibuang nanti masuk ke saluran air dan menuju kampung kami,” cecarnya. (ade/tri)

newsportal

Recent Posts

Laga Pamungkas

Nah sebagai tim tanpa beban ini justru kadang menjadi ancaman bagi kubu tuan rumah karena…

23 hours ago

Longsor Susulan di Tembagapura, Dua Honai Hanyut

Cuaca ekstrem yang melanda dataran tinggi Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memicu bencana tanah longsor susulan…

1 day ago

Dekai Menghangat, Dua Warga Jadi Sasaran Tembak

Wakil Kepala Satuan Tugas Humas Operasi Damai Cartenz-2026, AKBP Andria, menjelaskan dalam peristiwa tersebut, dua…

2 days ago

Depapre Jadi Basis Perikanan Papua

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, mengatakan Depapre akan dijadikan pusat pengembangan sektor perikanan di Provinsi…

2 days ago

Pusara Demo Bukan di Papua Harusnya Aksi Menyesuaikan Lokasi

"Karena dulu Papua belum dimekarkan menjadi enam provinsi sehingga demo-demo masih terpusat di Kota Jayapura.…

2 days ago

Cuaca Ekstrem Membayangi Sejumlah Wilayah di Papua

Secara umum kata Finnyalia pola curah hujan di Provinsi Papua dipengaruhi oleh Angin Monsun, sehingga…

2 days ago