

Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota, Rustan Saru saat berjabatanggan dengan ASN lingkungan Pemkot Jayapura usai apel pagi, Selasa (8/4). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA – Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo dan Wakil Wali Kota, Rustan Saru melakukan apel perdana sejak dilantik 20 Februari lalu di Istana Negara Jakarta. Apel pagi yang berlangsung di lapangan upacara Walikota tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo didampingi Wakil Wali Kota, Rustan Saru, dihadiri para pimpinan OPD, forkopimda serta ASN dan pegawai lingkungan Pemkot Jayapura, Selasa (8/4).
Dalam arahannya, Abisai Rollo dan Rustan Saru menyampaikan banyak hal salah satunya soal kedisiplinan ASN dan pegawai Pemkot.
“Ini merupakan apel perdana kita setelah dilantik di Jakarta bulan Februari lalu. Dalam momen ini selain menyampaikan informasi program kerja prioritas kita juga mengingatkan kedisiplinan sebagai suatu hal yang menjadi perhatian semua pegawai,” ujar Abisai Rollo usai upacara.
Kata Abisai Rollo, kedisiplinan itu merupakan suatu kewajiban yang harus dijalankan oleh ASN sebagai pelayan masyarakat. Bagi ASN yang tidak disiplin, tentu ada konsekuensi yang harus diterima.
“Soal kedisiplinan ini kita sangat tegas, khususnya kehadiran ASN dalam menjalankan tugas dan fungsinya di pemerintahan,” ungkapnya.
“Bagi ASN yang tidak disiplin, misalnya jarang masuk kantor, maka akan kita tahan gajinya,” lanjutnya.
Penegasan ini bukan hanya kepada pegawai saja, tetapi kepala OPD sebagai lider di masing-masing OPD juga akan diberlakukan sama-sama. Abisai Rollo juga menyinggung soal rolling jabatan yang rencananya akan dilakukan dalam waktu dekat.
Bagi mantan ketua DPR Kota Jayapura empat priode itu, hal tersebut merupakan hal biasa yang tujuannya untuk penyelenggaraan organisasi pemerintahan.
“Pesan saya, siapapun yang ditunjuk atau pun tidak, tidak boleh berkecil hati, karena ini hanyalah hal biasa, dan yang pasti semuanya akan kita akomodir,” ungkapnya.
Ditambahkan Wakil Wali Kota, Rustan Saru menyampaikan bahwa dalam masa kepemimpinan beliau berdua akan perketat absensi para ASN. “Rencananya koya akan mewajibkan 4 kali absen setiap harinya, saat pagi datang kantor, istirahat, masuk istirahat dan juga pulang kantor,” jelasnya.
Page: 1 2
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…