Lebih lanjut ia menekankan bahwa penting peran gereja dalam perkawinan itu untuk menjelaskan secara tegas kepada pasangan terkait dengan maksud dan tujuan dari perkawinan itu, tidak hanya sekedar dilakukan tetapi diperlukan juga pembekalan agar penceraian tidak dianggap suatu hal yang biasa saja tetapi sesuatu yang dianggap sakral.
Tak hanya itu, Zaka juga menyebut pentingnya kedewasaan dalam suatu perkawinan baik itu dewasa dalam beriman maupun dalam berpikir karena tanggung jawab setelah pernikahan itu sudah besar. “Dampak dari perceraian itu sangat luas, baik bagi pasangan, anak-anak, dan keluarga, termasuk dampak psikologis, sosial, ekonomi, dan kesehatan,” pungkasnya. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Di Papua, peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day setiap 1 Mei tidak hanya menjadi…
Pernyataan tersebut menjadi pembuka dari sederet kebijakan dan program yang diklaim akan meningkatkan kesejahteraan pekerja…
Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Jayawijaya melalui Komis C melakukan Sidak ke Dinas Sosial untuk…
Setahun berikutnya, ia menuntaskan S2 di jurusan Informatika dari kampus yang sama pada 2013. Sejak…
Aviasi Penerbangan Trigana Air Service saat ini sedang melakukan efisiensi biaya operasional penerbangan yang cukup…
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Selatan menggandeng Global Green Growth Institute (GGGI) dan para pemangku kepentingan…