Lebih lanjut ia menekankan bahwa penting peran gereja dalam perkawinan itu untuk menjelaskan secara tegas kepada pasangan terkait dengan maksud dan tujuan dari perkawinan itu, tidak hanya sekedar dilakukan tetapi diperlukan juga pembekalan agar penceraian tidak dianggap suatu hal yang biasa saja tetapi sesuatu yang dianggap sakral.
Tak hanya itu, Zaka juga menyebut pentingnya kedewasaan dalam suatu perkawinan baik itu dewasa dalam beriman maupun dalam berpikir karena tanggung jawab setelah pernikahan itu sudah besar. “Dampak dari perceraian itu sangat luas, baik bagi pasangan, anak-anak, dan keluarga, termasuk dampak psikologis, sosial, ekonomi, dan kesehatan,” pungkasnya. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ketidakpastian cuaca, ancaman bencana berulang, hingga kekhawatiran terhadap masa depan bumi perlahan memengaruhi ketenangan batin…
Keluarga dan masyarakat sempat melakukan pencarian namun belum berhasil kemudian kejadian ini dilaporkan ke kantor…
Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah Kementerian Agama (Kemenag) Arsad Hidayat menuturkan, potensi perbedaan…
Di balik kostum warna mencolok dan atraksi akrobatik yang memukau, tersimpan sejarah panjang serta makna…
"Berdasarkan hasil respon cepat di lokasi kejadian, bangunan yang terbakar meliputi Polsubsektor Kapiraya Polres Deiyai…
"Masalah kesehatan tidak bisa ditunda karena menyangkut keselamatan nyawa. Penonaktifan PBI secara sepihak seperti ini…