Lebih lanjut ia menekankan bahwa penting peran gereja dalam perkawinan itu untuk menjelaskan secara tegas kepada pasangan terkait dengan maksud dan tujuan dari perkawinan itu, tidak hanya sekedar dilakukan tetapi diperlukan juga pembekalan agar penceraian tidak dianggap suatu hal yang biasa saja tetapi sesuatu yang dianggap sakral.
Tak hanya itu, Zaka juga menyebut pentingnya kedewasaan dalam suatu perkawinan baik itu dewasa dalam beriman maupun dalam berpikir karena tanggung jawab setelah pernikahan itu sudah besar. “Dampak dari perceraian itu sangat luas, baik bagi pasangan, anak-anak, dan keluarga, termasuk dampak psikologis, sosial, ekonomi, dan kesehatan,” pungkasnya. (kar/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Pesan tersebut disampaikan Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Papua, Suzana Wanggai, saat membacakan…
Kerukunan antarumat beragama bukan sekadar slogan, tetapi sebuah tanggung jawab bersama yang harus diwujudkan melalui…
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Jayapura di Doyo Baru, Kabupaten Jayura telah mengusulkan sebanyak…
Di tengah usia yang semakin senja, pertemuan itu berlangsung sederhana. Para veteran saling menyapa,…
Menurut Axel, berdasarkan informasi yang diperoleh dalam kegiatan Rakernis bersama Densus 88 AT Polri, terdapat…
Setelah hampir empat bulan terhenti akibat pemalangan sekolah, aktivitas belajar mengajar di SD Inpres Kampung…