

Stefanus Ireeuw. (foto:Takim/Cepo)
JAYAPURA – Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Jayapura memastikan tidak akan melakukan penambahan armada pemadam kebakaran pada tahun 2026. Kebijakan tersebut diambil akibat keterbatasan anggaran, di tengah kebijakan efisiensi keuangan yang masih diterapkan pemerintah.
Kepala Damkar Kota Jayapura, Stepanus Ireeuw, menjelaskan bahwa pada tahun anggaran 2026 pihaknya belum mengalokasikan pengadaan unit atau armada pemadam kebakaran baru.
“Untuk tahun 2026, kami belum dapat melakukan pengadaan armada baru karena keterbatasan anggaran. Di sisi lain, pemerintah juga masih melakukan efisiensi anggaran,” ujar Stepanus saat ditemui di ruangan kerjanta, Senin (9/2).
Meski demikian, Damkar Kota Jayapura berkomitmen tetap memaksimalkan pelayanan kepada masyarakat dengan mengoptimalkan armada yang saat ini tersedia, meskipun sebagian unit dinilai sudah seharusnya diperbarui.
Saat ini, Damkar Kota Jayapura memiliki tujuh unit armada, terdiri dari lima unit mobil water cannon semprot dan dua unit mobil water cannon suplai air.
Page: 1 2
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) mengklaim bertanggung…
Menurutnya para elit politik Papua di wilayah Papua Pegunungan, harus bisa membuka ruang-ruang komunikasi dengan…
Menyikapi peristiwa itu, Kepala Komnas HAM RI Perwakilan Papua, Frits Ramandey, mengeluarkan pernyataan sikap yang…
Kepercayaan masyarakat merupakan modal utama bagi setiap institusi penegak hukum. Sekali kepercayaan itu tumbuh, masyarakat…
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf M. Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa insiden tersebut bermula…
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Merauke Leo Patria Mogot menjelaskan, secara…