Categories: METROPOLIS

Berharap Pemerintah Segera Bangun Kios Baru

JAYAPURA-Korban kebakaran di Pasar Youtefa Abepura, harus menerima kepedihan yang mendalam, lantaran tempat jualan dimana mereka dapat mencari nafkah telah dilahap si jago merah,  Sabtu (7/1) akhir pekan kemarin.

  Pasca musibah kebakaran ini, dari pantauan Cendrawasih Pos, Senin, (9/1) kemarin, sebagian korban kebakaran hanya bisa membersihkan dan mencoba mengangkat puing-puing sisa kebakaran,

  Raut wajah kesedian tak dapat dielak, lantaran tempat dimana mereka memperoleh uang untuk menafkahi kehidupan keluarganya harus direngut si jago merah. Arifin, korban kebakaran mengatakan pasca lapak daganganya hangus terbakar, dirinya tidak lagi berjualan, lantaran tak ada tempat lain yang bisa ia gunakan untuk berjualan.

  “Sudah tidak jualan, sekarang pemasukan tidak ada, karena saya cuma ada satu tempat jualan saja, jadi beberapa bulan ini kedepan tidak bisa jualan,” ujar Arifin kepada wartawan di lokasi kebakaran.

  Arifin sendiri adalah penjual pakaian, walaupun saat kejadian semua barang dagangannya berhasil diselamatkan, dipastikan kerugiaanya sekitar Rp50 juta. Lantaran kios miliknya ludes terbakar.

  “Memang barang saya semuanya selamat, tapi kios saya hangus terbakar, sementara saya juga tidak ada tempat lain untuk berjualan,” tuturnya dengan raut muka sedih.

  Terlepas adanya musibah kebakaran tersebut, Ia mengharapkan agar pemerintah dapat segera membangun lapak baru bagi pedagang di Pasar youtefa Abepura. “Kami sudah tidak ada uang untuk bangun lapak baru, untuk itu kami harap agar pemerintah segera bangun lapak jualan yang baru bagi kami,” harapnya.

  Hal senada dirasakan oleh Alif yang juga korban kebakaran mengatakan dirinya sudah tidak berjualan lantaran kios miliknya ludes terbakar.

  Alif sendiri merupakan penjual barang becah belah, walaupun barang dagangannya berhasil di selamatkan, namun kios miliknya ludes terbakar. Atas musibah tersebut kerugiannya diperkirakan puluhan juta.

  “Kita tidak bisa jualan karena kios sudah terbakar, oleh karena itu kami harap agar pemerintah segera bangun kios yang baru bagi kami karena satu satunya topangan hidup kami, hanya dengan jualan,” ungkapnya. (rel/tri)

newsportal

Recent Posts

Suara Perempuan Papua Diduga Ada 107 Ribu Warga Mengungsi

Jelasnya praktik kekerasan berbasis gender, kekerasan seksual, serta diskriminasi struktural maupun kultural dialami perempuan Papua…

1 day ago

Pembangunan Terminal Khusus Masih Dalam Tahap Pembahasan

Kepala Dinas Pertanian, Pangan, Kelautan dan Perikanan Papua Selatan, Paino ditemui media ini disela-sela pembahasan…

1 day ago

Siap Sambut Rencana Investasi Rp 100 Triliun

Petrus Assem menjelaskan, penanaman tebu di Merauke tersebut untuk industry gula dengan produk turunannya bioethanol…

1 day ago

Pengukuhan Lembaga Adat Belum Dilakukan

Di tengah desakan kelompok warga yang menuntut pengukuhan lembaga adat, Bupati Mimika Johannes Rettob memilih…

2 days ago

Disinyalir Terjadi Pelanggaran HAM Berat

al ini disampaikan langsung Direktur Eksekutif ALDP, Latifah Anum Siregar kepada Cenderawasih Pos melalui keterangan…

2 days ago

Bulog Salurkan Bantuan Pangan untuk 27 Ribu Warga

Perum Bulog Kantor Cabang (KC) Timika mulai mematangkan persiapan penyaluran bantuan pangan berupa beras dan…

2 days ago