“Kita boleh berusaha apa saja, tetapi agama mengajarkan agar yang diutamakan adalah yang halal dan baik. Karena itu, sertifikasi halal menjadi bagian penting untuk memberikan jaminan kepada masyarakat,” katanya.
Sementara itu, Katim Sertifikasi dan Pendampingan UMKM BBPOM di Jayapura, Imelda Gunawan, memaparkan pentingnya keamanan pangan sebagai fondasi utama dalam membangun kepercayaan konsumen dan meningkatkan daya saing produk UMKM.
Imelda menjelaskan bahwa BBPOM tidak hanya berfungsi sebagai lembaga pengawas, tetapi juga memiliki peran pendampingan bagi pelaku usaha agar mampu memenuhi berbagai persyaratan keamanan pangan dan perizinan.
“Paradigma pengawasan saat ini sudah bergeser. Kami tidak hanya mengawasi, tetapi juga mendampingi pelaku usaha agar mampu memenuhi standar yang ditetapkan sehingga produknya semakin berkualitas dan berdaya saing,” ujarnya.
Imelda juga memperkenalkan program pendampingan UMKM yang dijalankan BBPOM Jayapura, yakni “Sagu Emas Papua”, yang bertujuan membantu UMKM naik kelas melalui pemenuhan standar keamanan pangan, legalitas usaha, hingga perluasan akses pemasaran.
Menurutnya, produk yang memiliki izin edar dan memenuhi standar keamanan pangan memiliki peluang lebih besar untuk masuk ke pasar modern, dipasarkan secara daring, hingga menembus pasar ekspor. Ia juga mengingatkan pentingnya penerapan prinsip keamanan pangan yang meliputi pencegahan cemaran fisik, biologis, dan kimia dalam proses produksi.
“Keamanan pangan adalah kondisi yang menjamin makanan aman dikonsumsi dan bebas dari berbagai risiko yang dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Ini menjadi tanggung jawab bersama antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, media, dan konsumen,” jelasnya.
Selain itu, Katim mengajak masyarakat menjadi konsumen cerdas melalui penerapan prinsip “Cek KLIK”, yakni memeriksa Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa sebelum membeli produk pangan. Pada sesi yang berlangsung di Megamart Waena, Ketua Halal Center IAIN Fattahul Muluk Papua, Ika Putra Wiratama, mengajak para pelaku UMKM yang telah memiliki sertifikat halal untuk turut menyebarluaskan informasi mengenai program sertifikasi halal kepada pelaku usaha lainnya.
Ika menilai keberhasilan program Wajib Halal Oktober tidak hanya bergantung pada pemerintah dan pendamping halal, tetapi juga partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha.
Pemerintah Kota (Pemkot) Jayapura, Papua melalui Dinas Pariwisata setempat memperkuat tata kelola objek wisata berbasis…
Untuk menjaring minat generasi muda, Universitas Katolik (UNIKA) Fajar Timur Papua kini gencar melaksanakan program…
Berdasarkan data DLHK Kabupaten Jayapura, produksi sampah di daerah tersebut saat ini mencapai sekitar 70…
Kapolres Jayapura AKBP Dionisius V.D.P Helan, melalui Kasat Reskrim AKP Axel Panggabean, menjelaskan menindaklanjuti laporan…
Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Papua-Papua Pegunungan mengeluarkan pemberitahuan kepada seluruh pengguna jalan yang…
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan agar sekolah tidak menjadi tempat pertama bagi anak-anak menyaksikan bahwa…