Menurut Abisai, sinergitas antara agama, pemerintah, dan adat sangat penting, karena dapat menciptakan masyarakat yang harmonis, sejahtera, dan berkeadilan.
“Sinergi ini memungkinkan pemanfaatan potensi masing-masing pihak untuk mencapai tujuan bersama, seperti menjaga nilai-nilai tradisional, menyelesaikan konflik, dan membangun kemajuan kampung-kampung,” tuturnya.
Ini pentingnya Turkam, semua persoalan bisa dideteksi baik hal besar maupun yang kecil-kecilan. “Kita berharap di Kampung Enggros dan sisa kampung lainnya juga harus sama, mereka bisa meluapkan semua apa yang menjadi keluh kesah selama ini,” ungkapnya.
Wali Kota meminta warga untuk manfaatkan tiga hari dirinya bersama masyarakat untuk menyampaikan aspirasi tentang apa saja yang menjadi pergumulan di kampung. “Selama saya Turkam, semua waktu dan tempat saya akan berikan kepada masyarakat, silakan sampaikan semua persoalan yang,” tutupnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Ada satu pekerjaan besar yang kini menanti di meja Direktur Utama PT Irian Bhakti Papua,…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan, pihaknya telah menerima laporan mengenai peristiwa kebakaran yang terjadi…
Irwasda Polda Papua Kombes Pol. Jannus P. Siregar mengatakan, uji coba ini merupakan bagian…
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika mengimbau warga untuk tidak menampung maupun mengonsumsi air…
Langkah peninjauan langsung ini dilakukan oleh wakil walikota Jayapura itu guna mengevaluasi kualitas pelayanan…
Menurut Rustan, pihaknya meminta kepada Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Perindagkop) dan UKM agar mendukung…