

Sejumlah masyarakat Kampung Nafri saat menerima layanan Dukcapil.( Takim/Cepos)
JAYAPURA_Pelayanan Dinas Kependudkan dan Catatan Sipil (Dukcapil) di Kampung Nafri Distrik Abepura mendapatkan respon yang antusias dari masyarakat selama kegiatan Turun Kampung (Turkam) Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo.
Dari data yang diterima Cenderawasih Pos, pelayanan Dukcapil di Kampung Nafri sebanyak 175 Dokumen diantaranya, KTP-el 53, KK 38, Pindah Masuk 2, Pindah keluar 1, Akta Kelahiran 33, Akta Kematian 5, Akta Perkawinan 3 dan KIA 40.
Wali Kota Jayapura, Abisai Rollo menyampaikan apresiasi kepada semua OPD yang membuka layanan publik selama Turkam ini. “Tujuan Turkam kita ini adalah lebih dekat dengan masyarakat, bukan saja aspirasi yang kita layani, sejumlah layanan publik juga kita hadirkan,” ujar Abisai Rollo saat dikonfirmasi Cenderawasih Pos, Kamis (5/6).
Menurut Abisai, dokumen kependudukan sangat penting karena berfungsi sebagai bukti identitas dan status hukum seseorang. Selain itu, dokumen kependudukan juga penting dalam berbagai aspek kehidupan, mulai dari urusan administrasi hingga pelayanan publik.
“Dengan layanan jemput bola ke kampung-kampung ini, saya berharap masyarakat untuk bisa memanfaatkan momen ini dengan baik, karena lebih mudah dijangkau,” tuturnya.
Dokumen kependudukan adalah fondasi penting dalam kehidupan sehari-hari dan dalam berbagai urusan administrasi dan hukum. Penting bagi setiap warga negara untuk memiliki dan menjaga dokumen kependudukan yang sah dan valid.
“Target kita semua masyarakat Kota Jayapura harus memiliki dokumen kependudukan yang lengkap sehingga tidak menyulitkan mereka sendiri jika suatu waktu dibutuhkan,” jelasnya.
Khusus masyarakat kampung, hal yang paling penting itu berkaitan dengan penerimaan bantuan sosial. “Kita tidak mau masyarakat yang masuk kategori penerima Bansos namun hanya karena tidak ada KTP mereka tidak disentuh, maka dari itu kita hadir untuk memastikan semua harus memiliki KTP elektronik,” tutupnya.(kim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri menyebut efisiensi anggaran bagi pemerintah daerah masih berlanjut pada 2027. Para…
Merespon terkait dengan itu, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, menyatakan bahwa tindakan suspend…
Penegasan tersebut disampaikan menyusul adanya pernyataan dari kelompok yang mengatasnamakan TPNPB yang mengancam akan menggagalkan…
Fakhiri mengatakan, kejadian serupa sebenarnya pernah terjadi di sejumlah daerah. Namun, khusus untuk Papua,…
Kementerian Keuangan (Kemenkeu) memastikan posisi utang pemerintah sebesar Rp10.000 triliun hingga pertengahan 2026 masih terkendali…
Gubernur Papua Pegunungan Dr. (HC) Jhon Tabo, SE, M.B.A menyatakan penggunaan dana otsus saat ini…