Categories: METROPOLIS

Pekerjaan Umum Jangan Ganggu Kepentingan Umum

Tampak aktifitas pembongkaran drainase untuk pelebaran jalan di Tanjalan alae alae Waena, di harapkan dikerjakan di malam hari agar tidak macet, Selasa, (7/5) ( FOTO : Noe/Cepos)

JAYAPURA – Pekerjaan pelebaran jalan di tanjakan Ale-ale Padang Bulan sebulan terakhir ini dirasa cukup mengganggu kenyamanan pengguna jalan yang melintas di lokasi tersebut. Bagaimana tidak dengan dioperasikannya alat berat ditambah beberapa truk yang parkir disekitar lokasi nyata-nyata membuat jalur disekitar Ale-ale menumpuk. Terjadi kemacetan panjang jika pada waktu-waktu padat. Pekerjaan ini dianggap menjadi biang lahirnya kemacetan sepanjang Zipur- Perumnas IV Waena. 

 Pihak penanggungjawab pekerjaan diminta memikirkan kembali jam operasional pekerjaan agar tidak mengganggu pengguna jalan yang lain. 

“Harusnya seperti itu, kami memahami jika yang dilakukan adalah untuk kepentingan umum, tapi sepantasnya tidak justru merugikan masyarakat umum pengguna jalan. Masih ada cara lain yang bisa dilakukan untuk menghindari penumpukan kendaraan terutama saat jam-jam sibuk,” kata Sekretaris Eksekutif Rumah Belajar Papua, Dian Yasmin Wasaraka  melalui ponselnya, Rabu (8/5). 

 Ia menyampaikan bahwa tanjakan Ale-ale berada di tikungan dan dengan posisi menikung dengan dua jalur tanpa pembatas dipastikan banyak kendaraan yang akan mengurangi kecepatan. Nah disaat kendaraan melambat kondisi ini diperparah dengan pekerjaan pelebaran jalan. 

“Mengapa tidak dikerjakan malam hari atau dini hari. Saya pikirada banyak yang mengeluh namun tak menyampaikan terkait pelebaran jalan ini. Kalau di malam hari jumlah kendaraan lebih sedikit, tinggal diberi peringatan berupa lampu untuk pengguna jalan tetap berhati-hati, bukannya dari pekerjaan ini justru mengganggu kepentingan umum,” cecar Dian yang hampir tiap hari melintas di lokasi tersebut. 

  Ia khawatir jika terjadi crowdit kemudian melintas mobil pemadam kebakaran atau ambulance yang tergesa-gesa tentunya situasi akan semakin kacau.

 “Nah ketimbang  terus menuai protes apalagi akhirnya ada yang jadi korban sebaiknya aktifitas pelebaran jalan ini dilakukan malam hari, toh bukan kali pertama kegiatan infrastruktur jalan dikerjakan malam hari,” pungkasnya. (ade)

newsportal

Recent Posts

Danrem Ingatkan Masyarakat Papsel Tidak Terprovokasi di Medsos

Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, mengingatkan masyarakat Papua Selatan agar lebih bijak menyikapi…

33 minutes ago

Hadirkan Aplikasi AMAN, Tapi Masih Butuh Sosialisasi ke Guru, Orang Tua Hingga Murid

  Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini  bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…

2 hours ago

SPPG Polres Keerom Raih Dua Prestasi Lomba SPPG Polri 2026

Dalam lomba terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Kepala SPPG…

5 hours ago

Letkol Inf Elson Dwi S Jabat Danyonif 751/VJS, Siap Lanjutkan Program Satuan

Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…

6 hours ago

Terima Tambahan DAU, Bupati Keerom Layangkan Apresiasi kepada Presiden Prabowo

Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Keerom menerima alokasi dana dengan rincian Tambahan DAU Rp 67.250.912.000, penyaluran…

7 hours ago

Mini Pameran Pembangunan Sebagai Bukti Nyata Kerja Pemprov Papeg

Kegiatan ini menjadi informasi dan bukti nyata, apa yang selama ini telah dikerjakan pemerintah daerah,…

8 hours ago