Categories: METROPOLIS

Abdul Kahar Yelipele Kembali Jabat Ketua Umum Masjid Raya Baiturrahim

JAYAPURA-H.Abdul Kahar Yelipele, SPd.I.,M.PdI, kembali terpilih menjadi Ketua Umum Masjid Raya Baiturrahim Jayapura, Papua, setelah dilakukan Pemilihan Ketua Umum periode 2022-2026.

KH. H.Abdul Kahar Yelipele, S.Pd.I.,M.PdI, sendiri sebelumnya juga terpilih menjadi Ketum Masjid Raya Baiturrahim Jayapura periode 2018-2021 dan terpilih kembali. Hal ini menyusul setelah dilakukan rapat pleno pertanggung jawaban pengurus periode 2018-2021 di hadapan berbagai unsur, diantaranya Asisten II Setda Papua Dr. Abu.Musa’Ad, M.Si, Ketua DMI Papua Dr.H.Mansur M.,SE.MH.

  Selain itu, ada perwakilan MUI, Muhammadiyah, BKMT, perwakilan jamaah, Dewan Pembina Masjid Raya Baiturrahim, Jayapura H.Thoha Al Hamid, dari perwakilan Kanwil Kementerian Agama Papua dan lainnya. Proses pemilihan dilakuan secara terbuka dan transparan dan memberikan kesempatan kepada umat Islam untuk bisa mendaftarkan diri. Selain itu, pemilihan ketua umum ini sesuai dengan aturan organisasi dan berpatokan PMA tentang standar pengelolaan managemen Masjid Raya Se-Indonesia.

  KH. H.Abdul Kahar Yelipele, S.Pd.I.,M.PdI, saat ditemui   Cenderawasih Pos, di Masjid Raya Baiturrahim Jayapura mengaku sangat besyukur dan berterimakasih atas kepercayaan dan amanah yang telah diberikan untuk kembali memimpin Masjid Raya Baiturrahim Jayapura. Dalam kepemimpinanya ia tidak mengkotak kotakan semua umat islam di Papua apakah itu di kalangan NU, Muhammadiyah, LDII dan lainnya tetap bersatu padu, bekerja sama untuk membangun dan memajukan Masjid Raya Baiturrahim Jayapura.

   “Dalam program kerja saya saya bagi ada program kerja jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang dimana, untuk program jangka pendek akan dilakukan penyelesaian gapura utama masjid raya dan  pagar di depan dan ini sudah ada dananya, sedangkan jangka menengah akan membangun pagar keliling samping masjid yang belum terbangun serta menyelesaikan pembangunan dan penambahan Sarpras lainnya untuk persiapan peresmian yang diharapkan bisa diresmikan oleh Presiden RI, Menteri Agama dan lainnya,” pintanya, Selasa (8/2) kemarin.

  KH. H.Abdul Kahar Yelipele, S.Pd.I., M.PdI, juga mengakui, program kerja periode sebelumnya yang belum selesai juga akan dilanjutkan kembali. Sebab, ini sudah diputuskan dan untuk kepemimpinan lanjutan ini ia juga akan melakukan musyawarah AD/ ART Masjid Raya sehingga kedepan jika dilakukan pemilihan umum dasar yang telah ditetapkan dan membuat Renstra serta SOP.

    Sementara itu, dalam sambutannya Gubernur Papua yang dibacakan, Asisten II Setda Papua Dr.H.Abu Musa’ad intinya, pemerintah Provinsi Papua menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada pengurus Masjid karya periode 2018-2021 yang telah menyampaikan laporan pertanggung jawabannya. Provinsi Papua sebagai pembina memiliki tanggung jawab untuk operasional Masjid Raya skema dana hibah.

  Masjid Raya Harus Memiliki gerakan pemberdayaan ekonomi seperti unit usaha yang membantu jamaahnya. Dan masjid dijaga jangan sampai menyebarkan gagasan yang tidak islami. (dil/tri)

newsportal

Recent Posts

Presiden Harus Bersikap Setelah Gereja Beri Sinyal

Komisi 1 DPR Papua menilai langkah sejumlah denominasi gereja di Tanah Papua yang membentuk wadah…

2 minutes ago

Bangunan Pasar di Perbatasan RI-PNG Mulai Rusak, PAD Tak Maksimal

   Menurutnya, pasar dengan sekitar 200 kios tersebut memiliki potensi ekonomi besar. Ia mendapat informasi…

32 minutes ago

Prabowo Persilakan KPK Periksa Menterinya

Presiden Prabowo Subianto memastikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dapat mengusut hingga melakukan penindakan terhadap menteri…

1 hour ago

Selesaikan Konflik, Pimpinan Daerah Diminta Rangkul Semua Pihak

Menurutnya, dengan lahirnya undang-undang nomor 15 Tahun 2022 terkait dengan DOB semestinya Gubernur pimpin barisan…

2 hours ago

Uncen Berduka, Jangan Ada Palang Memalang

Suasana duka yang lagi menyelimuti Universitas Cenderawasih haruslah tercermin dari sikap dan perbuatan. Apalagi yang…

2 hours ago

Tokoh Agama Papua Padukan Langkah Demi Kemanusiaan dan Perdamaian

   Keberagaman ini menurutnya harus dipelihara sebagai modal dasar untuk membangun tatanan sosial yang adil…

3 hours ago