

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, MM, turun sidak di Kelurahan Bhayangkara, Jumat (5/12). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA-Pelayanan administrasi di Kelurahan Bhayangkara, Distrik Jayapura Utara, sempat macet selama dua pekan. Kondisi tersebut membuat Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, MM, turun langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak), Jumat (5/12), setelah menerima laporan dari masyarakat.
Dalam sidaknya, Wakil Wali Kota menemukan sejumlah persoalan serius yang menghambat pelayanan publik. Komputer kantor rusak, listrik dan air disegel akibat tunggakan, wifi tidak berfungsi, hingga kondisi kantor gelap karena lampu tidak menyala. Selain itu, lurah dan bendahara diketahui tidak berada di tempat saat jam pelayanan.
“Ada beberapa masalah yang terjadi di Kantor Kelurahan Bhayangkara. Mulai dari peralatan administrasi, listrik dan air yang disegel karena terlambat dibayar, hingga wifi yang mati,” ungkap Rustan Saru.
Melihat kondisi tersebut, Rustan Saru mengambil tindakan cepat demi memastikan pelayanan publik segera kembali normal. Ia menyatakan akan menanggung langsung pembayaran tunggakan listrik, air, dan wifi, sekaligus menyediakan komputer dan lampu baru untuk operasional kantor.
“Saya harap mulai Senin pelayanan publik sudah kembali normal. Semua fasilitas yang dibelikan harus dirawat dan digunakan untuk kepentingan masyarakat,” tegasnya.
Selain memperbaiki fasilitas, Wakil Wali Kota juga mengingatkan agar tidak ada pungutan liar dalam pengurusan dokumen kependudukan di tingkat kelurahan. “Tidak boleh ada pungutan dalam pengurusan berkas, kecuali retribusi sampah yang wajib dibayar oleh warga yang mampu karena itu menjadi pendapatan daerah,” jelasnya.
Page: 1 2
Hanya saja dari banyaknya "pembantu" ini pemerintah diharapkan tak lupa bahwa ada hak dari ribuan…
Pembela HAM Papua, Theo Hesegem menyampaikan, konflik bersenjata yang terjadi di berbagai daerah seperti Kabupaten…
Data Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Jayapura melalui layanan P2TP2A…
Program ini menyasar warga lanjut usia berusia di atas 75 tahun yang hidup sendirian serta…
Menurut Wilem, sejarah mencatat bahwa gaung pemekaran Papua Utara sudah dimulai sejak tahun 2012. Ia…
Dari video yang sudah ditonton ribuan orang ini tak sedikit yang tidak setuju dengan cara…