Sejumlah warga saat antre untuk mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di halaman Kantor Pos Abepura beberapa waktu lalu. Presiden Prabowo memberikan insentif tambahan BLT sebesar Rp 300 ribu/penerima untuk tiga bulan ke depan. (Foto/Dok.Cepos)
JAYAPURA — Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Sosial menyampaikan apresiasi tinggi kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, atas kepedulian dan perhatian terhadap masyarakat kecil melalui pemberian insentif tambahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) selama tiga bulan ke depan, terhitung mulai Oktober hingga Desember 2025.
Kepala Dinas Sosial Kota Jayapura, Mathius Pawara, menjelaskan bahwa insentif tambahan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat untuk meringankan beban ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah, khususnya menjelang akhir tahun.
“Insentif ini hanya tiga bulan, nilainya sama dengan BLT yang sekarang sedang berjalan dari Januari hingga Desember, yakni Rp300 ribu per penerima setiap bulan,” ujar Mathius Pawara saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Kamis (6/11).
Ia menegaskan bahwa bantuan ini bukan program baru, namun merupakan tambahan sementara dari BLT reguler yang telah berjalan sebelumnya.
“Tambahan ini bukan program baru, tetapi sama dengan BLT juga. Hanya saja ada niat baik Bapak Presiden untuk memberikan bantuan tambahan kepada masyarakat kurang mampu, makanya disebut Insentif Tambahan BLT Sementara,” tambahnya.
Mathius mengungkapkan, di Kota Jayapura terdapat 33.615 penerima manfaat BLT yang akan menikmati insentif tambahan ini. Namun, jumlah tersebut masih bersifat dinamis dan akan terus diperbarui sesuai kondisi di lapangan.
Page: 1 2
Kejaksaan Negeri Mimika mengeksekusi barang bukti uang tunai sebesar Rp5,43 miliar dari terpidana kasus korupsi…
Kecelakaan kerja terjadi di areal perkebunan PT Murni Nusantara Mandiri (MNM), tepatnya di Blok 006–012…
Warga kompleks barak penerangan, Jalan Bhayangkara, Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, dikejutkan dengan penemuan jenazah seorang…
Pemerintah Kabupaten Jayapura terus mendorong pembangunan infrastruktur sebagai salah satu prioritas pembangunan daerah. Salah satunya…
Bupati Keerom, Piter Gusbager dengan tegas memastikan tidak ada lagi sekolah di Kabupaten Keerom yang…
Bupati Jayawijaya Atenius Murib, SH, MH menyatakan koordinasi dan sinergi antara lembaga ini, diperlukan untuk…