Categories: METROPOLIS

Masalah Penataan Pasar Perlu Perhatian Serius

JAYAPURA-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Jayapura, Dapil Abepura Novelt Azrie Krey, mengatakan DPR Kota Jayapura belum melaksanakan agenda kerja, sesuai tupoksi pengawasan, termasuk dalam penanganan pasar di Kota Jayapura.

  Karena itu, itu, pihaknya  belum bisa memberikan tanggapan lebih soal penataan pasar ini, khususnya kondisi pedagang yang berjualan di jalan poros Skylen-Tanah Hitam. “Kami inikan baru di DPR, jadi untuk masalah seperti ini masih harus melihat dulu kajian Perdanya,” ujar NOvelt saat ditemui di ruang  kerja, Rabu (6/11).

  Terlepas daripada itu, Ia mengaku bahwa kondisi pasar di Kota Jayapura membutuhkan perhatian serius Pemerintah Kota Jayapura, termasuk dari DPR Kota Jayapura. Sebab penataan pasar akhir akhir ini sungguh sangat prihatin, dimana sebagian pedagang khususnya pasar Otonom justru menempati areal yang sama sekali bukan areal pasar.

   Bahkan masalah ini bukan hanya di Pasar Otonom, Kotaraja, namun semua pasar di Kota Jayapura. Padahal pemerintah telah menyediakan fasilitas yang cukup representatif akan tetapi pedagang justru memilih tempat yang sesungguhnya bukan arela untuk tempat jualan.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

5 hours ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

6 hours ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

7 hours ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

8 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

9 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

10 hours ago