Seperti Pasar Youtefa, di dalam pasar masih banyak yang kosong, tapi pedagang justru memih berjualah di bahu jalan tepatnya gapura pintu masuk, kemudian Pasar Hamadi, juga ada yang jualan sampai bahu jalan, sementara los atau lapak yang ada didalam, tidak terisi.
Parahnya lagi Pasar Otonom, jika selama ini berjualan di areal jalan masuk pasar, kini justru pindah ke jalan poros yang notabene akses lalulintas. “Jika memang perlu dibuatkan perda, maka kita buatkan, kalau tidak maka kita harus lihat akar persoalannnya dimana,” tandas Novelt.
Ia mengimbau kepada Pemerintah Kota Jayapura segera menrtibkan pedagang di jalan Poros Skylen-Tanah Hitam, sebab merusak taranan kota, dan juga rawan kecelakaan baik pedagang itu sendiri maupun pembeli.
“Saya juga minta kepada pedagang, agar taat dengan aturan, semua mau cari makan, tapi ada aturan yang harus kita penuhi,” imbuhnya.
Jika semua tahapan DPRK telah dibentuk, maka pihaknya akan meninjau ke setiap pasar. Tujuannya untuk mendengar aspirasi para pedagang. “Tapi nantinya pasti ada komisi D, urus masalah ini, sayapun akan turun tinjau karena ini Dapil saya,” ujarnya (rel/tri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Suasana di lingkungan Lapas Abepura, Kamis (23/4) terlihat lain dari biasannya. Jajaran Lapas Abepura terlihat…
Wakil Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Wamendes PDT), Ahmad Riza Patria menguraikan sejumlah program…
Untuk itu, Kepala Kakanwil Dijenpas Papua, Herman Mulawarman, menyatakan perang terhadap barang terlarang dan pungutan…
Ketua MRP Nerlince Wamuar menegaskan pentingnya kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Papua, DPR Papua (DPRP), dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, menegaskan larangan keras terhadap aktivitas konsumsi minuman keras (miras) di lingkungan…
Kondisi tim lawan dapat dimanfaatkan oleh penggawa Mutiara Hitam untuk misi tiga poin. Persipura wajib…