

Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kota Jayapura, Abdul Majid saat menyerahkan nilai kelulusan kepada peserta ujian terbaik, di SMAN 1 kota Jayapura, Senin (6/5). (foto: Mboik Cepos)
JAYAPURA-Tahun ini SMA Negeri 1 Kota Jayapura meluluskan 392 peserta didik. Pengumuman kelulusan itu dilaksanakan di salah satu hotel di Kota Jayapura.
Kepala SMAN 1 Kota Jayapura, mengatakan lulusan tahun ini merupakan angkatan terakhir yang menggunakan kurikulum 2013 (K13)
“Jadi tahun ini yang terakhir menggunakan kurikulum 2013 sementara untuk 2 tahun ke bawah ini nanti kita sudah mulai dengan kurikulum merdeka,” kata Kepala SMAN1 Kota Jayapura, Musa Msirem, Senin (6/5).
Sementara itu, terkait dengan pelaksanaan kegiatan pengumuman kelulusan yang dilakukan di salah satu hotel di Kota Jayapura itu, pihaknya juga mengakui bahwa sudah ada larangan dari PJ Walikota Jayapura melalui surat edaran yang dikeluarkan oleh PJ Walikota Jayapura tahun 2023 lalu.
Namun, apa yang dilakukan pihaknya dengan tetap menggunakan fasilitas hotel untuk pengumuman kelulusan siswa di sekolah itu, di karenakan pihaknya belum memiliki gedung aula yang cukup untuk menampung 300-an siswa ditambah dengan orang tua siswa.
Di samping itu, kata dia, jika menggunakan area terbuka seperti lapangan upacara di sekolah, sudah pasti tetap menggunakan fasilitas tenda. Namun nilai pembayarannya juga hampir sama dengan menggunakan fasilitas hotel. Karena itu, pihaknya memutuskan untuk menggunakan hotel pada saat pengumuman kelulusan.
Page: 1 2
Penyerahan tersangka dan barang bukti tersebut merupakan bagian dari tahapan akhir proses penyidikan sebelum memasuki…
Polisi sendiri mengetahui adanya kasus pembunuhan ini setelah mendapatkan informasi adanya seseorang dengan menggunakan sepeda…
Padahal ia meyakini Papua adalah tanah injil, tanah perjanjian yang diberkati oleh Tuhan. Namun melihat…
Lonjakan kasus campak di Indonesia kembali menjadi sorotan internasional. Ketua Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)…
“Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap tersangka Erwin, diperoleh keterangan bahwa yang bersangkutan dalam menjalankan aktivitas peredaran…
Salah satu warganet menuliskan bahwa fasilitas di Otonom dibangun menggunakan anggaran negara, bukan milik kelompok…