Menurutnya dengan dana sebesar itu, kampung seharusnya sudah maju dan kehidupan masyarakat setempat semakin makmur, tetapi pada kenyataannya tidak. Tak disebutkan secara detail beberapa kampung yang akan menjadi atensi DPR Kota Jayapura untuk dilakukan monitoring. Tentu yang akan menjadi fokus utama adalah kampung adat.
Selain itu, kata Ferdinand, ada beberapa kampung juga menjadi contoh untuk kampung-kampung yang lain di Kota Jayapura dalam pengelolaan dana kampung yang transparan kepada masyarakat, serta memiliki aksi nyata dalam pembangunan kemajuan kampung.
“Seharusnya pemerintah kampung memanfaatkan dana sebesar itu untuk membangun kampung, tidak menjadi alasan untuk tidak maju,” ucap Ferninand dengan nada tegas. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Menurut dia, jika konektivitas darat dan laut berjalan bersamaan maka masyarakat akan memperoleh manfaat yang…
Wakil Ketua I DPR Kota Jayapura, Max Karubaba, menegaskan bahwa pelayanan pertanahan merupakan hak mendasar…
Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Merauke mengamankan seorang pria berumur 44 tahun berinisial FB atas…
Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo, melalui Staf Ahli Wali Kota, Sem Stenly Merauje,…
Kapolres Merauke AKBP Leonardo Yoga, SIK, dikonfirmasi menjelaskan, peristiwa bermula ketika seorang pria diduga melakukan…
Pemandangan elok pesisir Pantai Hamadi, Kota Jayapura, kini tertutup oleh fenomena material laut dan limbah…