Menurutnya dengan dana sebesar itu, kampung seharusnya sudah maju dan kehidupan masyarakat setempat semakin makmur, tetapi pada kenyataannya tidak. Tak disebutkan secara detail beberapa kampung yang akan menjadi atensi DPR Kota Jayapura untuk dilakukan monitoring. Tentu yang akan menjadi fokus utama adalah kampung adat.
Selain itu, kata Ferdinand, ada beberapa kampung juga menjadi contoh untuk kampung-kampung yang lain di Kota Jayapura dalam pengelolaan dana kampung yang transparan kepada masyarakat, serta memiliki aksi nyata dalam pembangunan kemajuan kampung.
“Seharusnya pemerintah kampung memanfaatkan dana sebesar itu untuk membangun kampung, tidak menjadi alasan untuk tidak maju,” ucap Ferninand dengan nada tegas. (jim/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Prestasi tersebut berdasarkan laporan Eye on the Market yang dikeluarkan oleh JP Morgan Asset Management.…
Salah satunya datang dari studi yang dilakukan oleh Universitas Oxford, yang meninjau berbagai metode berhenti…
Terong Belanda merupakan buah unik dengan bentuk lonjong menyerupai telur dan cita rasa asam yang…
Dikutip Kemenko Pangan, Agenda besar ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan di…
“Jadi itu kan nilai proyek pembangunan fisik, sebenarnya di angka Rp 1,6 miliar anggarannya. Kenapa…
Dalam pidatonya yang disiarkan melalui kanal YouTube Borobudur Hukum Channel, Megawati menyoroti kondisi penegakan hukum…