

Beberapa mama Papua, saat beristirahat di Pasar Otonom Kotaraja. Pasar ini sangat sepi, setelah banyak pedagang memilih berjualan di luar pasar, atau dipinggir jalan, Kamis (6/3). (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA– Sejumlah warga di pasar Otonom Kotaraja, menyambut baik kebijakan Walikota Jayapura yang baru, Abisai Rollo, yang bertekad untuk menata kembali para pedagang dan mewajibkan setiap pedagang untuk masuk berjualan di dalam pasar Otonom Kotaraja.
Dimana pasar ini sudah dibangun oleh pemerintah. Langkah ini, oleh para pedagang dinilai sangat baik dan sudah tepat. Mereka berharap, supaya Pemkot Jayapura harus konsisten dan komitmen dengan kebijakan itu.
“Pada dasarnya kami sangat mendukung kebijakan pak walikota yang baru ini, karena itu kami sangat berharap agar kebijakan semacam ini harus konsisten dan komitken ke depannya,”kata Ibu Santi, seorang pedagang Sembako di Pasar Otonom Kotaraja.
Dia mengatakan, harapan warga pasar agar pemerintah daerah supaya konsisten menata pemanfaatan pasar itu, karena sebelumnya juga di masa kepemimpinan Pj Walikota Jayapura, Christian Sohilait, berulang kali melakukan penertiban, namun tidak konsisten dan pada akhirnya hampir semua pedagang meninggalkan pasar dan berjualan di luar pasar.
“Ini satu langkah yang sangat tepat, supaya tidak boleh lagi ada yang jualan di luar. Karena itu sangat merugikan kami yang ada di dalam, karena tidak ada lagi yang datang kunjung ke dalam pasar ini,” ujarnya lagi.
Warga lain, Purwanto, meminta Pemkot Jayapura agar kembali mengaktifkan pasar itu selama 24 jam, seperti sebelumnya. Alasannya, karena pasar itu seperti pasar transit. Para pedagang Arso, Koya yang menjual dalam jumlah besar dengan sistem grosir lebih mudah untuk menjual komoditinya.
Begitu juga dengan para pedagang yang berasal dari Kabupaten Jayapura, Kota Jayapura, mereka dengan leluasa membeli buah, sayuran dan komoditi lainya yang dijual di pasar itu.
“Satu lagi yang kami minta supaya pemerintah mengaktifkan kembali pasar ini selama 24 jam. Kalau dibatasi, banyak barang kami yang dibuang, karena biasanya disini orang belanja dalam jumlah banyak baru dijual lagi,”tambahnya.(roy/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…
Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…
Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…
Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…
Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…
Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…