Categories: METROPOLIS

Kadis PUPR Papua Kaget Pemilik Hak Ulayat Minta Rp 1,2 Miliar

JAYAPURA – Pemerintah Provinsi Papua, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Papua, angkat bicara perihal pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di intake Siborgonyi yang dipalang pemilik hak ulayat.

Atas pemalangan itu, Kepala Dinas PUPR Provinsi Papua, Amos Wenda mengaku pihaknya bersama inspektorat sudah meninjau lokasi tersebut, termasuk sudah menggelar rapat. Hanya saja, tidak membuahkan hasil.

  “Untuk menyelesaikan ini, akhirnya saya perintahkan pengusaha dan pihak ketiga untuk bertemu wali kota,” kata Amos kepada Cenderawasih Pos, Kamis (6/2).

   Setelah pertemuan itu, sambung Amos, justru dana yang diminta lebih besar untuk menyelesaikan persoalan palang tersebut.

“Saya kaget ketika infrormasi yang saya terima bahwa pemilik hak ulayat mintanya Rp 1,2 miliar, padahal itu kan untuk kepentingan masyarakat dalam mengakses air bersih. Dengan besaran anggaran yang diminta, kami tidak sanggup segitu,” terangnya.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kantor DPR Papua Digeledah Kejaksaan

Aktivitas kantor di Sekretariat DPR Papua, Jumat (25/9) mendadak tegang. Ini lantaran sejumlah penyidik kejaksaan…

10 hours ago

Dokumen Aspirasi Papua Utara Sampai ke DPRP

Kedatangan para tokoh adat dipimpin Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Waropen di Tanah Tabi, Karlos…

14 hours ago

Kamar Bak Apartemen di Lapas Cibinong Bikin Heboh, Ini Temuan Ombudsman

Alih-alih masuk ke blok hunian utama, tim Ombudsman justru menemukan deretan bangunan yang menarik perhatian.…

20 hours ago

Cegah Karhutla Berulang, Prabowo Bentuk Badan Gambut dan Mangrove

Presiden Prabowo Subianto memutuskan membentuk Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN) untuk memperkuat pencegahan…

21 hours ago

Kualitas MBG Bisa Diratting Bintang 1-5 di Aplikasi

Juru Bicara BGN Tysa Novenny mengatakan keterlibatan sekolah menjadi bagian penting dalam membangun sistem pengawasan…

22 hours ago

Banyak Kebun di Kawasan Penyangga Cycloop

Banyak sekali kebun yang dibuat oleh warga. Lokasi yang harusnya ditumbuhi pepohonan besar tiba-tiba berubah…

23 hours ago