Categories: METROPOLIS

Kadis PUPR Papua Kaget Pemilik Hak Ulayat Minta Rp 1,2 Miliar

   Dikatakan Amos, untuk saat ini, pihaknya akan melakukan pekerjaan sampai batas di lokasi pemalangan. Sembari menunggu langkah selanjutnya. “Prinsipnya kita membangun sesuai dengan perencanaan yang ada, ditakutkan ini menjadi temuan,” kata Amos.

  Menurut Amos, sering terlambatnya pembangunan dikarenakan adanya aksi palang-memalang yang dilakukan masyarakat terutama pemilik hak ulayat. “Sebenarnya anggaran kita cukup untuk membangun, hanya saja sering terganggu lantaran pemalangan yang dilakukan,” ucapnya.

   Bahkan Amos menyebut, ada anggaran yang disediakan Pemerintah Provinsi Papua melalui PUPR Papua, untuk kebutuhan air bersih. Sekadar diketahui, pemalangan ini  dilakukan oleh masyarakat adat yang  melibatkan lima suku yang menuntut ganti rugi penggunaan lahan, yakni suku Hababuk, Ireuw, Afaar,  Hamadi dan Dawir. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Pelaku Penembakan di Muliama Diminta Serahkan Diri

Danrem 172/ PWY Brigjen TNI. Robby Suryadi untuk upaya pengejaran tentunya ada upaya yang dilakukan…

1 day ago

Kabut Asap Mulai Berkurang di Wamena, Penerbangan Kembali Normal

​Forecaster BMKG Wamena Ahmad Armanda menyatakan sejak beberapa hari terakhir, keberadaan kabut asap tebal akibat…

1 day ago

Ayah dan Anak yang Dilaporkan Tersesat di Hutan Ditemukan Selamat

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas B Merauke Rudi, mengatakan, kedua survivor ditemukan setelah Tim…

1 day ago

DKP Sinode KINGMI Dukung Penyelesaian Damai Sengketa Tapal Batas Kapiraya

Departemen Keadilan dan Perdamaian (DKP) Sinode Gereja Kemah Injil (KINGMI) di Tanah Papua menyatakan dukungan…

1 day ago

Pemprov Papua Selatan Kebut Pekerjaan Pembangunan Jalan

Gubernur Papua Selatan Apolo Safanpo mengatakan, sejumlah ruas jalan saat ini tengah dikerjakan untuk membuka…

1 day ago

PSN Cetak Sawah Tidak Berada di Kawasan Konservasi Taman Nasional Wasur

Penegasan tersebut disampaikan Kepala BTNW Acha Anis Sokoy  untuk meluruskan persepsi masyarakat mengenai lokasi sejumlah…

1 day ago