Categories: METROPOLIS

Dampak Gempa Juga Ganggu Jaringan Pipa Air

JAYAPURA-Kejadian gempa bumi yang terjadi dalam beberapa hari terakhir di Kota Jayapura, berdampak terjadinya pergeseran jaringan pipa transmisi utama diamrter 400 mm dari Jalur Kojabu. Jaringan pipa Kojabu sendiri membentang dari Perumnas 3  Waena hingga ke Pasir Dua.

  Untungnya sejak hari Rabu (4/1) seluruh staf teknis di PDAM langsung diturunkan untuk melakukan monitoring dan perbaikan. Diperkirakan untuk perbaikan ini akan memakan waktu selama 3 hari, sehingga masyarakat atau pelanggan diminta bisa memaklumi situasi tersebut.

   Direktur PDAM Jayapura, H Entis Sutisna menyampaikan bahwa ia telah meminta staf teknis di masing-masing wilayah   pelayanan untuk melakukan pengecekan terhadap seluruh Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang dikelola oleh PDAM Jayapura.

  Hasilnya pada Jumat (6/1) kemarin dari hasil tracking jalur pipa diketemukan ada  3 titik kebocoran pada pipa transmisi Kojabu di Entrop, Jayapura Selatan. Titik tersebut  berada di Pos Retribusi PTC Entrop, lokasi kedua di pagar PTC dan ketiga di depan Polsek Japsel Entrop.    

   “Kami membutuhkan waktu 3 hari untuk perbaikan, namun pelayanan tetap berjalan normal hanya saja debit air dan tekanan air ke reservoir berkurang untuk titik terjauh yakni di Pasir Dua,” ujar Entis Sutisna, SE, MM pasca meninjau kebocoran pipa transmisi di Entrop, Jumat (6/1).

   Disampaikan juga bahwa untungnya selama terjadinya gempa bumi beberapa hari lalu, wilayah Waena menuju Skyline tidak mengalami gangguan pelayanan. “Pipa utama memang terjadi pergeseran akibat guncangan gempa. Teman – teman di lapangan sudah melakukan survei lokasi bersama manajer perencanaan untuk segera menentukan langkah apa yang harus dilakukan berikutnya,” beber Entis.

  Berdasarkan hasil pemantauan tim teknik di lapangan, menunjukkan bahwa pelayanan tetap berjalan normal, di mana jalur Kojabu yang mensuplai untuk wilayah Abepura, Jayapura Utara, dan Jayapura Selatan masih bisa dimanfaatkan. Akan tetapi, tekanan air dari wilayah Perumahan Pemda I Entrop sampai ke wilayah Pasir II Tanjung Ria berkurang.

“Yang cukup terdampak adalah wilayah di Pasir II dengan kondisi tekanan air yang kurang tapi sedang kami upayakan, sebab ada kerusakan yang cukup berat dan  di Japsel ada  pipa transmisi letaknya tertanam di bawah jalan drainase,” tutup Entis. (ade/rel/tri)

newsportal

Recent Posts

Tiap Kampung Adat Punya Ciri Khas, Tidak Bisa Dijual Sembarangan

Sesekali, ketika lelah menyapa, beberapa mama berdiri, menggoyangkan tubuh mengikuti irama musik, tawa pecah seketika.…

16 hours ago

Kantor Dipalang, Pelayanan Dialihkan ke Rumah Pribadi

Kantor Distrik Sentani kembali dipalang oleh pihak yang mengklaim sebagai pemilik lahan, Kamis (23/4). Aksi…

18 hours ago

Berharap Ada Anak Selatan Papua Masuk Pembinaan Timnas Futsal

Seleksi dilakukan langsung Pelatih Kepala Timnas Futsal Putra Indonesia Hector Souto. Pelatih asal Spayol ini…

19 hours ago

BBPJN Tangani Longsor di Ruas Jalan Trans Papua Segmen Yetti-Mamberamo

Satuan Kerja (Satker) Pelaksana Balai Jalan (PJN) Wilayah II pada Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional…

20 hours ago

KONI Audiens denan Gubernur Papsel Bahas Persiapan Pra-PON

Audiensi tersebut untuk membahas persiapan menghadapi Pra Pekan Olahraga Nasional (Pra-PON) sekaligus menyampaikan laporan persiapan…

21 hours ago

Respon Cepost Polres Jayapura Bongkar Pemalangan

Kegiatan diawali dengan apel kesiapan yang dipimpin langsung oleh Kasat Samapta Polres Jayapura Iptu Slamet…

22 hours ago