

Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru saat meninjau peternakan ayam pedaging di Skouw Sae, Distrik Muara Tami, Rabu (5/11). (foto:Takim/Cepos)
JAYAPURA-Pemerintah Kota Jayapura terus berupaya memperkuat sektor pangan lokal melalui berbagai program inovatif. Salah satunya yakni pengembangan budidaya ayam pedaging yang dikelola oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian di Kampung Skouw Sae, Distrik Muara Tami.
Program ini merupakan bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Natura) serta langkah nyata untuk memastikan ketersediaan pangan di wilayah perbatasan tetap aman dan stabil.
Wakil Wali Kota Jayapura, Rustan Saru, menjelaskan bahwa budidaya ayam pedaging tersebut dilakukan dalam dua tahap.
“Tahap pertama kita kembangkan 2.000 ekor ayam, dan tahap kedua juga sebanyak 2.000 ekor. Proses pemeliharaan berlangsung sekitar 28 hari hingga siap panen,” ungkap Rustan disela kunjungannya di kampung skow Sae, Rabu (5/11).
Ia menambahkan, program ini tidak hanya ditujukan untuk memperkuat stok pangan, tetapi juga menjadi peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal di sekitar wilayah Skouw.
Hasil panen nantinya diharapkan dapat memenuhi kebutuhan daging ayam di pasar-pasar lokal sekaligus menekan kenaikan harga menjelang akhir tahun.
Page: 1 2
Wakil Ketua Umum Partai Golkar Ahmad Doli Kurnia menegaskan partainya telah menetapkan sikap untuk mendukung…
Menurut Rocky, polemik pendidikan Gibran tidak bisa dikaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto. Bahkan, sikap negarawan…
Beberapa poin yang dipersoalkan oleh pelapor terdiri atas proses penerbitan PKPU Nomor 19 Tahun 2023…
Nerlince mengatakan, pembayaran ganti rugi atas lahan tersebut sudah berlangsung beberapa tahun oleh Pemerintah…
Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya diukur dari pembangunan fisik dan pertumbuhan ekonomi.…
Menurut Mote, konektivitas menjadi kebutuhan penting untuk membuka akses masyarakat sekaligus mempercepat pembangunan di Waropen.…