Categories: METROPOLIS

70 Persen Masyarakat Menyadari Dirinya Diabetes dan Hipertensi

JAYAPURA- Kesehatan merupakan hal yang paling penting dalam kehidupan manusia. Oleh karena itu, setiap manusia harus tetap menjaga tubuhnya agar selalu sehat dan terhindar dari segala macam penyakit.

Namun demikian, banyak warga masyarakat masih menganggap sepele mengenai kesehatan dirinya sendiri. Hal ini bisa dilihat dari belum adanya kesadaran masyarakat mengenai kesehatannya, terutama penyakit diabetes dan penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi.

dr. Aaron Rumainum ( FOTO: Yewen/Cepos)

Wakil Ketua PP Keluarga Alumni Uncen (KAMI), sekaligus Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Aaron Rumainum mengungkapkan, hampir sekitar 70 persen warga masyarakat tidak menyadari dirinya memiliki penyakit diabetes dan hipertensi atau tekanan darah tinggi. Hanya 30 persen warga masyarakat yang mengetahuinya.

“Kebutuhan 70 persen orang tidak tahu kalau dia darah tinggi. Dari 100 persen yang benar-benar diabetes dan hipertensi atau darah tinggi hanya 30 persen yang tahu, sedangkan 70 persen yang tahu,” ungkapnya kepada wartawan di sela-sela kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang dilakukan oleh KAMI Uncen di halaman Auditorium Uncen, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Jumat (6/11).

Menurut Rumainum, nanti pada saat meninggal baru diketahui bahwa yang bersangkutan terkena penyakit diabetes atau hipertensi. Apalagi diabetes sendiri merupakan penyakit yang berproses dan berjalan selama 8 tahun.

“Kami tahu misalnya yang ada gangguan, maka mereka yang memiliki BPJS bisa datang ke tempat-tempat, seperti Puskesmas dan dokter praktek yang sudah bekerja sama dengan peserta BPJS tersebut. Kalau tidak ditangani dengan baik, kita bisa arahkan ke dokter BPJS yang konsen terhadap program pencegahan dan pengendalian penyakit tidak menular,” ujarnya.

Rumainum menyampaikan, kalau bicara mengenai penyakit yang terkenal di Papua ini adalah AIDS, TBC, dan malaria. Kalau bicara diabetes dan hipertensi orang tidak tahu.  Hal ini sebenarnya kewajiban kabupaten/kota untuk melakukan pemeriksaan mulai dari usia 15 tahun sampai dengan lanjut usia (lansia).  “Pemeriksaan gula darah, kolesterol darah dan tekanan darah perlu dilakukan pemeriksaan rutin,” ucapnya. (bet/wen)

newsportal

Recent Posts

490 Daerah Tak Punya Uang untuk Bayar Gaji ASN

Karena itu, Kemenkeu saat ini tengah menghitung kebutuhan tambahan anggaran yang diperlukan untuk menambal kekurangan…

1 day ago

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

1 day ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 day ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

1 day ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

1 day ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

1 day ago