

Kepala BPBD Kota Jayapura, Asep Khalid
JAYAPURA-Memasuki musim penghujan antara Oktober sampai Desember, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Jayapura meminta masyarakat di Kota Jayapura supaya menjaga kebersihan lingkunganya, sebagai salah satu langkah umtuk mengantisipasi terjadinya banjir.
“Wilayah Papua terutama di sekitar kota Jayapura karena memasuki musim hujan dari bulan Oktober sampai Desember, Pemkot Jayapura melalui BPBD memberi imbauan kepada seluruh masyarakat yang ada di Kota Jayapura, terutama dalam menghadapi musim hujan ini untuk menjaga kebersihannya dimulai dari lingkungannya masing-masing,” kata Kepala BPBD Kota Jayapura, Asep khalid, Kamis (5/10).
Dia mengatakan menjaga kebersihan lingkungan terutama membersihkan sampah dan tidak membuang sampah di sembarang tempat. Termasuk kebersihan tempat pembuangan air atau selokan selokan di sekitar Komplek atau lingkungan tempat tinggal.
“Kami minta supaya masyarakat juga selalu waspada dengan intensitas hujan yang tinggi, dimana ini berpotensi akan menyebabkan banjir dan bencana tanah longsor. Karena apabila selokan ini tersumbat maka akan mengganggu proses mengalirnya air pada saat musim hujan tiba,” harapnya.
Pihaknya juga akan terus memantau dan mengimbau kepada masyarakat untuk bagaimana bersama sama mengambil langkah langkah pencegahan terhadap terjadinya bencana, baik banjir maupun tanah longsor.
Pihaknya juga sudah melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah yang masuk dalam kategori daerah rawan banjir dan longsor, seperti pasar youtefa, SMA 4, daerah Yapis, Ardipura angkasa.
Pihaknya akan terus intensitas berkoordinasi dengan pihak kelurahan setempat untuk membantu membackup pemerintah dalam memberikan himbauan kepada masyarakat untuk Bagaimana menjaga lingkungan tersebut dan waspada Apabila terjadi bencana atau hujan dengan tinggi. (roy/tri)
Ia menargetkan seluruh kegiatan dan program dapat terealisasi hampir seluruhnya sebelum memasuki akhir tahun. Bahkan,…
Timnas Brasil akan menghadapi Timnas Maroko pada laga perdana Grup C Piala Dunia 2026 di…
Delapan orang yang disebut sebagai anggota Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat-Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) Kodap…
Selain itu, juga disepakati hasil sosialisasi ini akan ditindaklanjuti dalam penantanganan nota kesepahaman antara masyarakat…
Publik juga khawatir dari kenaikan ini justru ada upaya mencari keuntungan sepihak termasuk menerapkan cara-cara…
Pengelola APMS Lasminingsih dan Anwarudin Wamena, Suyono mengaku sebenarnya kalau dikatakan pembiaran itu tidak, sebab…