“Kami sangat membutuhkan dukungan masyarakat. Jika ada informasi terkait aktivitas mencurigakan dalam distribusi BBM, silakan disampaikan kepada kami. Jangan sampai masyarakat justru ikut mendukung atau membenarkan praktik ilegal tersebut,” imbuhnya.
Ia berharap sinergi antara aparat dan masyarakat dapat mempersempit ruang gerak pelaku penyalahgunaan BBM, sekaligus menjaga stabilitas distribusi energi di Papua.
Kasus ini masih dalam tahap penyelidikan, dan polisi berjanji akan mengungkap secara transparan fakta-fakta di balik insiden mobil terbakar tersebut, termasuk kemungkinan adanya jaringan yang terlibat dalam praktik mafia BBM di wilayah Papua. “Kami berharap dengan dukungan masyarakat kita bisa menuntaskan mafia BBM di Papua,” pungkas Agus (rel/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
UPDATE Berita Terbaru Cepos di Saluran https://whatsapp.com/channel/0029VbCNwCXAO7R8KvdYUG3Q
Page: 1 2
Kepala Dinas Kesehatan Lanny Jaya, Niel Yigibalom, SKM., M.Si., menyampaikan kondisi tersebut dalam rapat bersama…
Wakil Gubernur Papua Pegununugan Dr. Ones Pahabol, SE, MM menyatakan tak bisa dipungkiri lagi jika…
Perusahaan Umum (Perum) Bulog Kanwil Papua dan Papua Barat menyiapkan stok beras sebanyak 27.900 ton…
Dia menjelaskan pihaknya berharap fasilitas olahraga yang dibangun menjadi sarana bagi para siswa untuk…
Pelantikan tersebut menjadi bagian dari konsolidasi organisasi Partai Golkar hingga tingkat akar rumput sebagai…
Momen ini menjadi tonggak penting bagi kebangkitan Pramuka di Kabupaten Keerom setelah sempat vakum selama…