

Kondisi rumah yang diduga awal dari sumber api, tampak sang pemilik sedang membereskan barang tersisa, Sabtu (3/5). (foto:Jimi/Cepos)
JAYAPURA – Setelah dilakukan penelusuran mendalam peristiwa kebakaran lima unit rumah di Perumnas I Waena distrik Heram pada, Sabtu (3/5), ternyata bukan karena korsleting listrik, tetapi diduga kuat ledakan kompor, setelah ditinggal pergi oleh sang pemilik rumah.
Hal ini disampaikan oleh salah seorang saksi mata berinisial NN (53) kepada Cenderawasih Pos, Senin (5/5) di Tempat Kejadian Kebakaran (TKK). NN engan untuk menyebutkan namanya. Ia mengaku bahwa dirinyalah yang mengetahui pertama dan menyampaikan peristiwa tersebut kepada warga sekitar.
Dirinya pun membantah jika kebakaran tersebut disebabkan karena kosleting listrik dari salah satu rumah kosong. “Saya pastikan kebakaran kemarin itu bukan karena korsleting listrik, tetapi karena ledakan kompor,” kata NN.
NN mengatakan itu, dikarenakan salah seorang korban kebakaran mengaku beberapa jam sebelum kebakaran dirinya sempat masak, namun ia tidak menjelaskan secara detail terkait dengan apa yang korban masak. Setelah itu, kata saksi, korban ini meninggalkan rumah pergi ke tempat sang anak di Kotaraja.
Sebelum api membesar saksi mengaku sepat mendengarkan bunyi ledakan dua hingga tiga kali, karena itu ia menduga kebakaran tersebut disebabkan karena ledakan kompor gas.
“Ibunya sendiri yang mengaku dan cerita ke saya. Saya sempat mendengar bunyi ledakan dua atau tiga kali kalau tidak salah sebelum api membesar. Saya juga tidak tahu apakah mereka punya kompor gas atau tidak atau mungkin itu hanya bunyi ledakan barang elektronik,” dugaannya.
Page: 1 2
Tim Mutiara Hitam wajib mengamankan tiga poin untuk memutus tren buruk mereka di awal musim…
Penganiayaan tersebut diduga dipicu cekcok antara korban dan pelaku berinisial RM (20) dimana pelaku dan…
Sorotan ini menjadi krusial mengingat posisi geopolitik Pasifik dan sensitivitas isu kedaulatan nasional Indonesia di…
Bertepatan dengan peringatan momen bersejarah Perjanjian Roma, yang jatuh, 30 September setiap tahunnya, pihak KNPB…
Dalam reshuffle kali ini, Prabowo melantik sejumlah pejabat untuk mengisi posisi strategis di pemerintahan. Mereka…
Dalam laporan tersebut, kekayaan Suyudi terdiri atas sejumlah aset tidak bergerak dan bergerak. Untuk tanah…