Categories: METROPOLIS

Penggunaan Knalpot Brong Masih Marak di Abepura

JAYAPURA-Kapolsek Abepura AKP. Soapemanto mengatakan saat ini pihaknya tengah fokus merazia sajam dan kendaraan. Khusus razia kendaraan paling banyak ditemukan penggunaan knalpot racing atau biasa disebut knalpot brong.

  “Hampir setiap malam kami razia , dari hasil razia paling banyak itu knalpot racing,” ujarnya Minggu (5/4).

  Adapun tindakan yang diambil, dengan mencabut dan merusaki knalpot tersebut. “Kita copot langsung di TKP, ini sebagai efek jera,” kata Soeparmanto.

  Dikatakan meski ditindak tegas, namun peredaran knalpot brong di wilayah Abepura ini masih cukup marak. Hal ini terjadi karena masyarakat dengan mudah membrlinya melalui penjualan online.

  “Kalau di Abepura hampir semua bengkel kami datangi untuk mengimbau  larangan menjual knalpot racing, tapi kebanyakan pengguna kendaraan ini mereka beli di online, ini yang tidak bisa kita hindarkan,” bebernya.

  Selain knalpot brong, yang masih tinggi ditemukan saat razia, pengendara tanpa helm. Hal inipun juga diberikan sanksi tegas, namun kesadaran masyarakat menurutnya minim sehingga dianggap penggunaan helem bukan hal penting saat berkendara.

Page: 1 2

Juna Cepos

Recent Posts

Kodam Sebut Kevin Tewas Dalam Laka Tunggal

   Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Tri Purwanto, mengatakan penyelidikan dilakukan bersama Polres Jayapura…

10 minutes ago

Kuasai Abepura, Agenda Demo Harus Terkendali

Kesiapan tersebut disampaikan langsung oleh Kapolsek Abepura, Kompol Paulus Hilapok. Ia mengonfirmasi bahwa pihak kepolisian…

1 hour ago

Hotel Boleh Sepi Sekarang, Tapi Jurusan Perhotelan Paling Banyak Diincar Siswa

   Ia menjelaskan, pembelajaran perhotelan di SNK Pariwisata Papua tidak berhenti di ruang kelas. Siswa…

2 hours ago

Yulianto: Banyak Masalah Tanah Belum Tuntas

​Ia mencontohkan salah satu bentuk ketidakberesan pelayanan pertanahan yang tengah ia tangani, seperti permohonan pengembalian…

3 hours ago

Hanya Bermodalkan Rp 500 Ribu, Makanan Basi Terdeteksi Lima Detik.

Dengan modal sekitar Rp 500 ribu, dua siswa kelas sembilan tersebut merancang alat yang dapat…

4 hours ago

Gara-gara Tanah Dulang, Seorang Pria Tewas Dikeroyok 

   Prarekonstruksi memperagakan rangkaian dugaan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Proses tersebut turut disaksikan…

5 hours ago