

Prof. Julius Ary Mollet (foto:Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Kondisi ekonomi masyarakat belakangan ini sudah mulai sulit, terutama pasca kebijakan efisiensi anggaran negara mulai diterapkan. Dampaknya pun sudah mulai terasa, misalnya menurunnya daya beli masyarakat yang terus terjadi akhir-akhir ini.
Salah satu akademisi Uncen, Prof. Julius Ary Mollet meminta pemerintah daerah memperbanyak kegiatan kegiatan padat karya.
“Yang harus dilakukan saat ini adalah meningkatkan konsumsi, dia harus meningkatkan daya beli, tentunya harus punya uang. Ya mungkin kalau pemerintah masih ada uang untuk proyek padat karya, itu yang diperbanyak seharusnya,” kata Prof. Julius Ary Mollet, Jumat (4/4).
Menurutnya, hal itu menjadi salah satu jalan yang bisa ditempuh oleh pemerintah, untuk menyikapi kemungkinan dampak dari kebijakan itu yang dirasakan langsung oleh masyarakat kecil. Terutama bagi mereka yang terkena PHK dari perusahaan tempatnya bekerja atau dampak lainya sehingga menyebabkan tingginya angka pengangguran.
“Namun langkah itu hanya menjawab kebutuhan jangka pendek, bukan untuk jangka panjang. Karena keterbatasan anggaran juga, mungkin cuma itu yang bisa dilakukan kalau tidak salah,”ungkapnya.
Di samping itu, diharapkan kepada masyarakat supaya menghemat pengeluaran. Termasuk mencari alternatif untuk memenuhi kebutuhan. Selain itu, dapat mengembangkan kemampuan dan keterampilan untuk menghadapi situasi seperti ini.(roy/tri).
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Gubernur menegaskan, keputusan tersebut merupakan kebijakan yang tidak populer, namun harus diambil demi menjaga stabilitas…
Insiden pertama terjadi pada Senin (27/4), disusul kejadian serupa pada Selasa (28/4) sekitar pukul 11.22…
Ia menegaskan, tujuan utama negara adalah melindungi seluruh rakyat Indonesia. Karena itu, pendekatan keamanan tidak…
Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…
Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…
Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…