Categories: METROPOLIS

Jelang Nataru, 32 Kali Pasar Murah Digelar di Jayapura

JAYAPURA  Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Provinsi Papua akan menggelar 32 kali pasar murah di beberapa titik di wilayah Jayapura. Pasar murah ini akan menggandeng pihak terkait termasuk Bank Indonesia.

   Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Papua, Jeri Agus Yudianto. mengatakan tujuan Pasar Mura ini  untuk menstabilkan harga sembilan bahan pokok (Bapok) di Papua, sekaligus mengendalikan laju inflasi.

  “Sebanyak 32 kali pasar murah yang digelar di beberapa titik di Jayapura, diharapkan mampu menekan inflasi Papua,” kata Jeri.

  Selain itu lanjut Jeri, Pemprov juga akan mantau pergerakan harga Bapok. Termasuk melakukan sidak. “Masyarakat harus memanfaatkan pasar murah ini, sebab harga barang yang dijual lebih murah dari harga ritel,” ucapnya.

   Jeri menyebut pasar murah ini, kolaborasi Pemprov dengan Bank Papua, Bank Indonesia dan pihak terkait. Pemprov Papua melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian juga akan melaksanakan pasar murah di beberapa tempat di lokasi berbeda.

   Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Papua, Hartati Sofia Iwanggin menyebut pasar murah salah satu langkah untuk pengendalian inflasi yang saat ini berada di angka 1,41 persen.

   “Selain mengendalikan inflasi, pasar murah juga untuk menjawab kebutuhan Bapok dan pangan yang dibutuhkan masyarakat dengan harga yang rendah dibandingkan tempat lain,” ucap Hartati kepada Cenderawasih Pos, Rabu (4/12).

  Selain itu, lanjut Hartati, pasar murah diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya yang akan melaksanakan perayaan keagamaan Nataru.

  “Di pasar murah, yang disediakan bahan-bahan yang dibutuhkan masyarakat. Seperti cabai, cabai rawit, tomat, bawang, minyak goreng, beras, bawang merah dan bawang putih, telur dan bahan pangan lainnya,” jelasnya.

   Sementara itu, Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong mengapreasiasi langkah Bank Papua yang mengadakan pasar murah di halaman kantor gubernur, Rabu (4/12) kemarin. “Saya harap bank-bank lainnya khususnya BUMN yang ada di Papua mekakukan hal yang sama,” ucap Ramses.

   Menurut Ramses, pasar murah salah satu cara menekan inflasi. Sebab, khusus Nataru dipastikan akan terjadi inflasi. “Selain pasar murah, kita akan melakukan operasi pasar untuk menekan inflasi,” pungkasnya. (fia/tri)

Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos

BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS  https://www.myedisi.com/cenderawasihpos

Juna Cepos

Recent Posts

Bupati Silih Berganti Kondisi Jalan dan Selokan Tak Pernah Berubah

Hingga hari ini, meski zaman berubah, Pasar Lama Sentani tidak pernah benar-benar sepi. Di setiap…

8 minutes ago

Serap Keluhan dan Aspirasi Hakim, Mulai Masalah Pengawasan hingga Kesejahteraan

Pertemuan tersebut dihadiri Ketua Bidang Pengawasan Hakim dan Investigasi KY, Abhan, yang memaparkan materi sekaligus…

38 minutes ago

Sanksi Menanti yang Live Saat Jam Kerja

​Langkah ini diambil guna memastikan integritas pelayanan publik tidak terganggu oleh aktivitas pribadi di platform…

1 hour ago

KNPB Sebut Tak Ada Integrasi Melainkan Pencaplokan Secara Ilegal

Komite Nasional Papua Barat (KNPB) menilai bahwa tanggal 1 Mei 1963 adalah salah satu hari…

2 hours ago

Program Pembangunan Papua Harus Terintegrasi

“Memasuki tahun 2027, kita berada pada tahap integrasi pembangunan. Berbagai upaya yang telah dibangun harus…

3 hours ago

Perempuan dan Anak Paling Rentan Jadi Korban Konflik

Suara Perempuan Papua Bersatu menggelar mimbar bebas di Lingkaran Abepura, Kamis (30/4). Sejumlah aspirasi dari…

6 hours ago