

Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong saat meninjau stand pasar murah di halaman kantor gubernur, Rabu (4/12). (FOTO:Elfira/Cepos)
JAYAPURA – Jelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Provinsi Papua akan menggelar 32 kali pasar murah di beberapa titik di wilayah Jayapura. Pasar murah ini akan menggandeng pihak terkait termasuk Bank Indonesia.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Papua, Jeri Agus Yudianto. mengatakan tujuan Pasar Mura ini untuk menstabilkan harga sembilan bahan pokok (Bapok) di Papua, sekaligus mengendalikan laju inflasi.
“Sebanyak 32 kali pasar murah yang digelar di beberapa titik di Jayapura, diharapkan mampu menekan inflasi Papua,” kata Jeri.
Selain itu lanjut Jeri, Pemprov juga akan mantau pergerakan harga Bapok. Termasuk melakukan sidak. “Masyarakat harus memanfaatkan pasar murah ini, sebab harga barang yang dijual lebih murah dari harga ritel,” ucapnya.
Jeri menyebut pasar murah ini, kolaborasi Pemprov dengan Bank Papua, Bank Indonesia dan pihak terkait. Pemprov Papua melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian juga akan melaksanakan pasar murah di beberapa tempat di lokasi berbeda.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Provinsi Papua, Hartati Sofia Iwanggin menyebut pasar murah salah satu langkah untuk pengendalian inflasi yang saat ini berada di angka 1,41 persen.
“Selain mengendalikan inflasi, pasar murah juga untuk menjawab kebutuhan Bapok dan pangan yang dibutuhkan masyarakat dengan harga yang rendah dibandingkan tempat lain,” ucap Hartati kepada Cenderawasih Pos, Rabu (4/12).
Selain itu, lanjut Hartati, pasar murah diharapkan dapat memenuhi kebutuhan masyarakat khususnya yang akan melaksanakan perayaan keagamaan Nataru.
“Di pasar murah, yang disediakan bahan-bahan yang dibutuhkan masyarakat. Seperti cabai, cabai rawit, tomat, bawang, minyak goreng, beras, bawang merah dan bawang putih, telur dan bahan pangan lainnya,” jelasnya.
Sementara itu, Pj Gubernur Papua, Ramses Limbong mengapreasiasi langkah Bank Papua yang mengadakan pasar murah di halaman kantor gubernur, Rabu (4/12) kemarin. “Saya harap bank-bank lainnya khususnya BUMN yang ada di Papua mekakukan hal yang sama,” ucap Ramses.
Menurut Ramses, pasar murah salah satu cara menekan inflasi. Sebab, khusus Nataru dipastikan akan terjadi inflasi. “Selain pasar murah, kita akan melakukan operasi pasar untuk menekan inflasi,” pungkasnya. (fia/tri)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Menyikapi potensi gangguan keamanan jelang hari kemerdekaan. Pengamanan ketat akan diberlakukan secara menyeluruh, mencakup wilayah…
Danrem 174/Anim Ti Waninggap Brigjen TNI Mustakim, mengingatkan masyarakat Papua Selatan agar lebih bijak menyikapi…
Kemenag kini menghadirkan aplikasi AMAN, aplikasi ini bukan sekadar portal pengaduan biasa. Platform resmi…
Dalam lomba terdapat tiga kategori yang diperlombakan, yakni Tata Kelola SPPG Polri, Inovasi Kepala SPPG…
Pangdam mengatakan serah terima jabatan di lingkungan TNI Angkatan Darat merupakan bagian dari proses pembinaan…
Berdasarkan keputusan tersebut, Kabupaten Keerom menerima alokasi dana dengan rincian Tambahan DAU Rp 67.250.912.000, penyaluran…