

Aliran air yang terhambat oleh sampah dan juga tumbuhan liar di Kali Acai, Distrik Abepura, Kota Jayapura, Senin (4/12). (Mboik/Cepos)
JAYAPURA-Aliran sungai di kali ajai saat ini sepertinya sudah mengalami pendangkalan akibat sedimentasi dan juga material yang dibawa oleh aliran air dari hulu Kali Acai.
Selain itu di bagian tengah Kali Acai ini juga dipenuhi dengan sampah plastik dan ada beberapa bagian daerah aliran kali ajaib juga ditumbuhi rumput liar, sehingga ini juga menghambat aliran air ke daerah Muara.
Salah satu warga di sekitar lokasi tersebut mengeluh lantaran akibat sedimentasi yang menutupi daerah aliran dan juga penghambat lajunya pergerakan air telah menyebabkan bau busuk yang cukup menyengat di sekitar tempat itu.
“Memang ini sudah terjadi sekian lama dan hari-harinya sudah bau tetapi kami melihat ini ada sampah-sampah yang menutupi daerah aliran dan juga ada rumput mesti dibersihkan menggunakan alat berat,” kata Ajeng, salah satu warga di kali Acai, Senin (4/12).
Kondisi ini juga dikhawatirkan akan menimbulkan bencana banjir apabila terjadinya intensitas hujan tinggi di daerah hulu. Apalagi jaring penahan sampah plastik juga terkadang menjadi penghambat aliran air Apabila terjadi hujan dengan intensitas tinggi sehingga airnya bisa saja mengalir ke kawasan pemukiman masyarakat di sekitar kali tersebut.
“Semestinya untuk kebersihan ini rutin dilakukan dengan menggunakan alat berat dan perlu dilakukan pengerukan karena kami lihat sudah terjadi pendangkalan,” bebernya.
Pihaknya juga berharap agar masyarakat yang tinggal di kawasan bagian kota atau juga di bagian hulu Tidak sembarangan membuang sampah ke daerah aliran sungai karena itu jelas-jelas merdeka masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir termasuk mereka juga yang tinggal di sekitar kali acai kota Jayapura itu.
“Sampah plastik yang mengalir melalui kali ini juga pasti berdampak buruk bagi mereka yang tinggal di kawasan pesisir pantai di sana. Kami berharap semua masyarakat sadar supaya tidak buang sampah sembarangan terutama di kali ini,” pungkasnya. (roy/tri)
Akar dari permasalahan ini dibongkar oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian. Dalam Rapat Kerja…
Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Jayapura, Kombes Pol Rommy Sebastian, menjelaskan bahwa korban selamat bernama Agnes…
Di berbagai wilayah Papua, tantangan pendidikan masih menjadi perhatian, mulai dari keterbatasan akses pendidikan tinggi…
Dikatakan, untuk LPG 12 kg dijual dengan harga Rp 410.000. Sementara untuk LPG ukuran 5,5…
Media sosial Rabu (10/6) siang kemarin dihebohkan dengan beredarnya sebuah video yang memperlihatkan dugaan menu…
Pejabat Sementara Kasubdit Patroli Polairud Polda Papua, AKP Wilston Latuasan, menegaskan bahwa menjaga kelestarian ekosistem…