

Ondoafi Skow Yambe, Abisai Rollo
JAYAPURA – Ondoafi Skow Yambe, Abisai Rollo mengungkapkan bahwa selama ini banyak anak – anak muda yang mengaku sebagai anak adat namun dari perilaku dan sikap di lingkungan tidak menunjukkan karakter layaknya anak adat. Kata dia adat berisi norma, tata krama serta etika dan ini harus tercermin dalam kehidupan sehari – hari. Pasalnya ketika ini tak dipegang teguh yang terlihat hanyalah sosok yang jauh dari kalimat anak adat tadi.
“Itu sering dijumpai, ketika di hadapan orang ia selalu mengatakan diri sebagai anak adat, dari keturunan suku ini itu dan punya hak atas ini itu, tapi kalau dilihat dari sikap dan ucapan ternyata jauh dari nilai – nilai tadi,” kata Rollo di kediamannya, Senin (5/10) kemarin.
Ada juga yang mengaku anak Ondoafi atau keturunan ondoafi tapi sikapnya tidak mencerminkan sosok keluarga yang ditokohkan. Ini dikaitkan Abisai Rollo dari penyampaian Ondoafi Warke, George Awi terkait tatanan adat terlebih menyangkut mahkota Cenderawasih.
“Kalau anak adat itu datang ke kampung dan tanya ke orang tua, bagaimana biar disebut anak adat sehingga paham apa yang menjadi pesan maupun norma tadi. Bukan baru datang dari luar lalu mengatakan punya hak ini itu bahkan menggunakan Mahkota Cenderawasih sembarangan. Itu karena tidak paham jadi asal saja,” sindir Rollo. Hal tersebut disampaikan mengingat saat ini masih banyak anak muda yang tak begitu memahami filosofi adatnya sendiri tapi melakukan tindakan yang tidak semestinya.
“Saya mengulang saja bahwa yang punya Cenderawasih adalah kami, silahkan tanya kepada yang lain di Port Numbay ini mereka pasti paham makanya ketika bertemu Presiden Jokowi saya berhak menggunakan mahkota itu dan bukan untuk sembarangan orang,” cecar Rollo. Hanya yang terjadi saat ini semua ingin dianggap sebagai tokoh sehingga memaksa menggunakan mahkota yang sejatinya hanya boleh digunakan oleh ondoafi. “Saat ketemu presiden ada juga yang pakai tapi bukan ondoafi sehingga banyak yang tanya dia siapa, statusnya apa akhirnya hanya menjadi cibiran jadi jangan sembarangan pakai yang begitu – begitu sebab itu sakral dan tidak semuanya boleh pakai,” tegas Rollo. (ade/wen)
Menurutnya, pengurus yang bergabung dalam organisasi olahraga harus memiliki tujuan yang sama, yakni membangun prestasi…
Siapa sangka, berawal dari modal nekat pasca-menganggur, produk hiasan dinding dan kaligrafi estetik buatannya kini…
Prestasi ini bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan simbol keberhasilan masyarakat Tolikara dalam membangun masa depan…
Usman mengaku rumahnya digeledah selama kurang lebih 30 menit. Dalam proses tersebut, ia mengklaim mendapat…
Zulhas menghitung bahwa jika penyelewengan ini terus berlanjut selama satu tahun, kerugian negara dapat mencapai…
Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 7 Jayapura merupakan salah satu sekolah yang menyatakan kesiapannya untuk…