Categories: METROPOLIS

Akui Banyak Warga PNG Tanpa Identitas di Jayapura

JAYAPURA – Kepala Pos Lintas Batas Negara (PLBN) Skouw Yan z Numberi mengatakan banyak warga Papua New Guinea (PNG) yang tinggal di Kota Jayapura tanpa dokumen surat izin.
“Ya, banyak sekali orang asing yang tinggal di kota Jayapura yang kami lihat ada rumah-rumah di perbatasan yang dibangun oleh pemerintah Indonesia tapi ditinggali dan ditempati oleh orang PNG,” katanya kepada koran ini Rabu, (5/8) kemarin.

Untuk itu terkait hal ini pihaknya berencana bersama imigrasi akan melakukan pemantauan dan mengecek status warga negara karena banyak warga PNG yang menggunakan KTP ganda.
” Ada warga juga yang menggunakan KTP dari Indonesia maupun dari warga PNG dan di Kota Jayapura ini banyak orang asing dari PNG maka kita harus cek apakah mereka di Jayapura dengan dokumen atau tidak jika kedapatan kami akan deportasi ke negara asalnya,” katanya.

Numberi menjelaskan mereka yang masih melintas di PLBN sampai saat ini adalah mereka yang hendak berkebun dan sampai saat ini masih tertutup. “Dia mengatakan untuk mengaktifkan pembukaan jalur batas negara tersebut tergantung dari negara tetangga jika mereka siap maka pemerintah Indonesia juga siap karena kami telah memiliki perlengkapan dan atribut dalam mencegah wabah Corona sesuai protokol kesehatan,” katanya.

Sejak tanggal 1 Februari lalu PLBN Skouw ditutup untuk umun, tapi ada pengecualian seperti orang asing yang masuk PLBN tetap diizinkan begitu juga dengan orang Indonesia yang kembali ke Indonesia dari PNG.

“Kami juga berencana melalukan patroli lagi untuk mengecek data mereka dan sampai saat ini kami belum mendata pasti masyarakat PNG yang masuk ke Indonesia karena mereka masuk menggunakan jalur tikus sehingga ini juga menjadi perhatian kami,” katanya. (oel/wen)

newsportal

Recent Posts

Wali Kota: SPMB di Sekolah Negeri Gratis!

Terkait Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) ini, Wali Kota Jayapura, Dr. Abisai Rollo menegaskan bahwa…

3 days ago

Tuntutan 13 Tahun Penjara Agar Ada Efek Jera

Kepala Kejaksaan Negeri Jayawijaya, Sunandar Pramono, SH, MH mengatakan dari 9 terdakwa kasus korupsi dana…

3 days ago

MRP Kecewa, Tak Bisa Bertemu Bupati dan Wabup Jayapura

Kelompok Kerja (Pokja) Adat Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua mengaku kecewa karena tidak dapat bertemu…

3 days ago

Besok, Wapres Dijadwalkan Kunjungi Asmat

Gubernur Apolo menjelaskan, dalam rangka kunjungan tersebut, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Papua…

3 days ago

Pemerintah Jangan Korbankan Tanah Adat

Menurut Emanuel Gobay, yang juga anggota Koalisi Penegak Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) Papua,…

3 days ago

6 SPPG Mimika yang Dibekukan Segera Beroperasi Kembali

​Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan enam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Mimika, Papua…

3 days ago