

Kristina Luluporo, saat menerima piagam penghargaan dari Ketua IWSS Kota Jayapura Tresia Tobi, di Hotel Horison Kotaraja, Sabtu (3/5). (foto:Karel/Cepos)
JAYAPURA-Tokoh perempuan Papua, Kristhina Luluporo Mano, mengajak seluruh perempuan Papua untuk menempuh pendidikan, baik formal maupun nonformal. Menurutnya, pendidikan sangat penting dalam meningkatkan harkat dan martabat perempuan, tidak hanya secara pribadi, tetapi juga dalam kehidupan keluarga dan masyarakat secara luas.
“Pendidikan bagi perempuan itu sangat penting. Karena bagaimanapun juga, perempuan adalah tolok ukur dalam memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, masyarakat, bahkan bangsa dan negara,” ujar Luluporo saat menjadi pemateri pada peringatan Hari R.A. Kartini yang diselenggarakan oleh Ikatan Wanita Sulawesi Selatan Kota Jayapura di Hotel Horison Kotaraja, Sabtu (3/5).
Luluporo menegaskan bahwa perempuan yang berpendidikan memiliki kemampuan untuk mengelola ekonomi keluarga, mendidik anak-anak, serta menjadi motivator dalam keluarga. Ia juga menyoroti pentingnya kemampuan perempuan dalam mengelola emosi dan partisipasi mereka dalam pembangunan.
“Dengan pendidikan, perempuan tidak hanya bisa menjadi guru secara profesi, tetapi juga menjadi pendidik utama di dalam rumah tangga. Mereka bisa menjadi panutan dan motivasi bagi anak-anak dalam mengejar pendidikan,” katanya.
Page: 1 2
Belakangan ini, publik dihadapkan pada sejumlah pertandingan yang memicu tanda tanya, termasuk laga antara Persiba…
ewan Perwakilan Rakyat (DPR) Kota Jayapura, menyatakan keprihatinan mendalam atas kondisi yang terjadi di sejumlah…
Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Benjamin Paulus Octavianus, menegaskan Papua masih menghadapi beban penyakit menular…
Pemerintah Kota Jayapura menegaskan komitmennya dalam memastikan penyaluran Bantuan Pangan Nasional berjalan tepat sasaran dan…
Bupati Jayapura, Yunus Wonda, meminta masyarakat pemilik hak ulayat tidak lagi melakukan aksi pemalangan, terutama…
"Kemarin itu saat pertemuan memang dirasa ada ketidakadilan sebab kita mendapatkan kuota fiskal untuk otsus…