Tegas ini yang harus diantisipasi apalagi nanti dengan kendaraan tentunya mungkin lebih banyak lagi. Untuk itu dia mengatakan akan mempersiapkan anggotanya serta perangkat-perangkat yang ada di kepolisian, terutama Polsek disekitar tentunya harus membangun sinergitas dengan stackolder yang ada seperti, BPKLN, Imigrasi, karangtina, dan juga TNI.
“Tentunya akan mengerahkan personel kalau itu dibuka, kita berharap juga ada pemberitahuan awal karena yang paling penting nantinya akan mengsosialisaikan, jangan sampai buat aturan tidak disosialisasikan akan menghasilkan permasalahan-permasalahan,” terangnya.
Dia berharap dibangunnya jalan internasional Vanimo (PNG)-Jayapura (RI) dapat membangun penguatan kerjasama antara kedua negara. Selain itu ia juga sampaikan penguatan pengawasan kedua negara juga harus seimbang, tidak hanya dari Indonesia saja tetapi juga dari pemerintah PNG.
“Untuk pengawasan kita harus sama-sama, jangan cuma pemerintah Indonesia saja tetapi juga pemerintah Papua Nugini. Kami juga akan bicara dengan konsulat PNG yang ada di Jayapura untuk membahas terkait dengan pengamanan dan pengawasan,” pungkasnya. (kar/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Papua Pegunungan mendorong penyelenggaraan pekan olahraga daerah atau Porda guna…
Pelaksana Tugas (Plt) Ketua PSSI Papua, Arya Sinulingga, akan melakukan koordinasi dengan pengurus PSSI Papua…
Presiden Direktur NCK, Owen Rahadiyan, mengaku puas terhadap perkembangan permainan tim selama masa pemusatan latihan…
- Sebanyak 89 crosser akan saling adu kecepatan pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Grasstrack Region VI,…
Theo menilai kasus dugaan penyanderaan itu masih belum jelas karena adanya perbedaan informasi antara pihak…
Merespon terkait dengan kasus tersebut, Pengamat Kebijakan Publik Papua, Dr. Methodius Kossay, M.Hum., menegaskan…