Setelah dilihat persoalan-persoalan yang urgent barulah mahasiswa boleh duduk dan menyusun program-program strategis apa yang harus dilakukan lebih dulu. Ada dua cara yang bisa dilakukan, pertama bisa dilakukan secara mandiri bersama internal teman-teman KKN, yang kedua bisa melalui pemerintah mulai dari pemerintah Kampung dan juga Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung.
“Yang mereka tidak bisa baru lempar ke saya dan kita bisa bikin sesuatu. Kalau hanya semen satu sak, jangan datang ke walikota, itu bisa diselesaikan oleh kepala kampung,” katanya.
Di akhir sambutannya dia juga meminta para kepala kampung yang menerima mahasiswa dari Universitas Cenderawasih itu perlu memberikan perhatian dan suport selama mahasiswa KKN ini melaksanakan kegiatan di kampung.
“Saya minta kepada kepala DPMK, kepala kampung supaya suport merekalah, jangan biarkan mereka lapar dan kedinginan di sana,” tambahnya.
Adapun kampung-kampung yang menjadi tempat pelaksanaan kegiatan KKN ujian tahun 2024 ini, Kampung Kayu Batu, Kampung Skouw Yambe, Kampung Koya Tengah, Kampung Yoka dan Kampung Nafri. (roy/wen)
Layanan Langganan Koran Cenderawasih Pos, https://bit.ly/LayananMarketingCepos
BACA SELENGKAPNYA DI KORAN DIGITAL CEPOS https://www.myedisi.com/cenderawasihpos
Page: 1 2
Aiptu Yunus Maturutty menjelaskan, awalnya pelaku diduga melakukan persetubuhan atau rudakpaksa terhadap korban sesuai laporan…
Plt Direktur RSUD Jayapura, Andreas Pekey mengatakan, kasus terbaru terjadi pada 16 Desember 2025.…
Bupati Merauke Yoseph Bladib Gebze mengatakan belum mendapatkan data terakhir sudah berapa sekolah yang telah…
Ardhiana mengatakan, keempat ekor burung tersebut diangkut secara ilegal dan tidak diketahui identitas pemiliknya. Ia…
Pengelola APMS Putra Baliem Mandiri Magi Pasaribu menegaskan putusan hukum tertinggi itu bersifat final dan…
Kota Jayapura jadi penyelenggara setelah mendapat kepercayaan dari The Japan Foundation Jakarta. Dalam festival…